United Pet Club
Parkit

Parkit

Melopsittacus undulatus

Lincah, cerewet, dan mudah bergaul — parkit peliharaan paling populer di dunia.

View Parkit breeds

Scientific classification

The Parkit's place in the tree of life, from domain down to species.

  1. Domain
    Eukaryota
    Eukariota
  2. Kingdom
    Animalia
    Hewan
  3. Filum
    Chordata
    Korda
  4. Kelas
    Aves
    Burung
  5. Ordo
    Psittaciformes
    Burung beo
  6. Famili
    Psittaculidae
    Burung beo Dunia Lama
  7. Genus
    Melopsittacus
    Parkit
  8. Spesies
    Melopsittacus undulatus
    Parkit

Mengenal burung parkit (budgerigar)

Parkit atau budgerigar (Melopsittacus undulatus) adalah burung beo kecil asal Australia yang dipelihara sebagai burung hias di seluruh dunia. Sifatnya sosial, aktif berbunyi, dan cocok untuk pemula yang bisa memberi perhatian setiap hari.

Parkit adalah anggota kecil dari ordo beo, berasal dari kawasan kering di pedalaman Australia. Dalam perdagangan hewan peliharaan, burung ini sering disebut budgie, dan di Amerika Serikat lebih dikenal sebagai parakeet. Di Indonesia namanya lebih akrab sebagai parkit atau parkit Australia. Parkit termasuk salah satu burung peliharaan yang paling banyak dipelihara di dunia, karena ukurannya kecil, sifatnya ramah berkelompok, dan kemampuannya menirukan suara manusia.

Parkit adalah burung yang hidup berkelompok. Di alam liar mereka berkumpul dalam kawanan yang bisa berjumlah ratusan hingga ribuan ekor, berpindah tempat mengikuti rumput berbiji dan sumber air. Sifat sosial ini terbawa hingga ke kandang: seekor parkit yang dipelihara sendirian membutuhkan interaksi rutin dari pemiliknya, sehingga banyak orang memelihara sepasang atau beberapa ekor sekaligus. Mereka hampir selalu berkomunikasi lewat kicauan, celotehan, dan panggilan kontak.

Seekor parkit dewasa memiliki bobot sekitar 30 hingga 40 gram dengan panjang tubuh sekitar 18 sentimeter dari kepala hingga ekor. Meski tubuhnya kecil, burung ini aktif dan perlu waktu di luar kandang setiap hari untuk terbang dan bergerak. Dengan perawatan yang konsisten, parkit bisa menjadi sahabat berumur panjang, bahkan sering mencapai usia belasan tahun.

Fakta singkat parkit
AtributKeterangan
Nama ilmiahMelopsittacus undulatus
FamiliPsittaculidae (beo)
Kisaran ukuran dewasaPanjang sekitar 18 cm; rentang sayap sekitar 30 cm
Kisaran umurUmumnya 5 sampai 8 tahun, bisa mencapai 12 sampai 15 tahun dengan perawatan baik
Pola makanPemakan biji-bijian: biji, ditambah pelet, sayuran, dan sedikit buah
Tingkat perawatanCocok untuk pemula
Paling cocok untukPemelihara burung pemula, keluarga, penghuni apartemen

Cocok untuk siapa

Parkit cocok bagi pemelihara yang menginginkan burung kecil yang interaktif tanpa perlu ruang, kebisingan, dan biaya sebesar burung beo besar. Burung ini cocok untuk apartemen karena suaranya lebih pelan dibanding beo berukuran besar. Parkit juga pilihan yang wajar bagi anak-anak yang penuh perhatian dengan pengawasan orang dewasa. Orang yang sering bepergian atau tidak bisa memberi interaksi harian sebaiknya memelihara dua ekor agar parkit tidak kesepian.

Jenis dan varietas parkit

Parkit hanyalah satu spesies, tetapi seleksi pembiakan menghasilkan dua bentuk umum: parkit tipe liar yang lebih kecil dan biasa dijual di toko hewan, serta parkit pameran (sering disebut parkit Inggris) yang lebih besar. Varietas warna dan pola jumlahnya puluhan.

Parkit adalah satu spesies, bukan kumpulan dari berbagai jenis yang berbeda. Hanya ada satu bentuk yang diakui dalam katalog ini. Apa yang tampak seperti keragaman sebenarnya adalah hasil seleksi pembiakan untuk warna, pola, dan ukuran dalam satu spesies yang sama. Para penghobi biasanya membagi parkit peliharaan menjadi dua kelompok praktis: parkit peliharaan atau tipe liar yang ukurannya mendekati burung asli Australia, dan parkit pameran yang dibiakkan lebih besar dengan kepala lebih penuh dan corak yang lebih tegas.

Bentuk parkit
Jenis atau tipeCiri khas
ParkitSatu-satunya spesies; burung beo kecil yang sosial, dibiakkan dalam banyak warna serta dalam bentuk peliharaan maupun pameran

Cara varietas dikelompokkan

Karena hanya ada satu spesies, pengelompokan pada parkit didasarkan pada penampilan, bukan jenis yang terpisah. Para pembiak mengelompokkan burung berdasarkan warna (seri hijau, biru, kuning, putih, dan abu-abu), berdasarkan corak (normal, opaline, spangle, pied, dan lainnya), serta berdasarkan kelas ukuran (peliharaan dibanding pameran). Klub burung dan standar pameran menjelaskan varietas ini secara rinci, tetapi semuanya tetap satu hewan yang sama: Melopsittacus undulatus.

Sejarah dan asal usul parkit

Parkit berasal dari Australia, tempat burung ini hidup di pedalaman gersang selama ratusan ribu tahun. Bangsa Eropa pertama kali mendokumentasikannya pada awal abad ke-19, dan burung ini menjadi burung sangkar populer di Eropa sejak pertengahan abad tersebut.

Parkit berevolusi di kawasan pedalaman kering Australia, jauh sebelum manusia mengenalnya. Penduduk Aborigin di Australia tengah sudah lama mengenal burung ini, dan nama umumnya umumnya ditelusuri berasal dari kata dalam bahasa Aborigin Australia. Spesies ini beradaptasi dengan iklim yang keras dan tidak menentu dengan hidup dalam kawanan berpindah yang mengikuti hujan dan rerumputan berbiji dalam jarak jauh.

Ahli alam Eropa mencatat keberadaan parkit pada awal abad ke-19. Naturalis Inggris John Gould mendeskripsikan burung ini dan membawa spesimennya ke Inggris sekitar tahun 1840, setelah itu minat terhadap burung ini menyebar cepat ke seluruh Eropa. Burung hidup dikirim dari Australia dalam jumlah yang terus bertambah, dan para pembiak mulai membangun populasi peliharaan alih-alih bergantung pada impor.

Sejak pertengahan tahun 1800-an, parkit menjadi burung sangkar yang populer di Inggris dan Eropa daratan. Pembiakan di penangkaran menghasilkan mutasi warna pertama, dimulai dari bentuk kuning lalu biru, yang semakin mendorong permintaan. Menjelang akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, para pembiak dan perkumpulan burung khusus mulai bekerja untuk memantapkan dan menyempurnakan warna-warna tersebut.

Australia kemudian membatasi ekspor satwa liar aslinya, sehingga populasi peliharaan di dunia saat ini hampir seluruhnya merupakan keturunan burung yang dibiakkan di luar Australia selama banyak generasi. Parkit pameran atau parkit Inggris dikembangkan melalui pembiakan penangkaran ini untuk mendapatkan ukuran lebih besar dan corak yang lebih mencolok, sementara parkit toko hewan tetap mendekati bentuk liar dalam ukuran dan proporsi tubuh.

Penampilan dan ciri fisik parkit

Parkit adalah burung beo kecil dan ramping, panjangnya sekitar 18 sentimeter, berekor panjang meruncing, bergaris hitam di sayap dan punggung, serta memiliki beragam warna hasil pembiakan. Bentuk liarnya berwarna hijau dan kuning dengan wajah kuning.

Parkit memiliki tubuh yang ramping dan aerodinamis, dirancang untuk terbang cepat dan lincah. Burung tipe liar berwarna hijau di bagian bawah tubuh dengan kepala kuning, dihiasi garis hitam halus berbentuk sisik di punggung, sayap, dan bagian belakang kepala. Sederet bintik hitam kecil di leher dan bercak biru keunguan di pipi terletak di bawah wajah. Ekornya panjang dan meruncing, sedangkan paruhnya pendek dan melengkung khas paruh beo. Pembiakan di penangkaran menambahkan warna biru, abu-abu, putih, kuning, dan banyak varietas berpola lain di atas bentuk dasar ini.

Ciri fisik parkit
CiriKisaran umum
UkuranSekitar 18 cm dari kepala hingga ekor; rentang sayap sekitar 30 cm
Berat30 sampai 40 g (tipe peliharaan); burung pameran bisa mencapai 50 sampai 60 g
Bulu atau lapisan tubuhBulu, halus dan rapat ke tubuh
WarnaHijau dan kuning pada bentuk liar, ditambah varietas biru, abu-abu, putih, kuning, dan pied hasil pembiakan
Ciri pembedaGaris hitam di sayap, bintik leher, bercak pipi, dan sera yang warnanya sering menunjukkan jenis kelamin

Variasi penampilan

Perbedaan yang paling terlihat adalah antara parkit tipe peliharaan dan tipe pameran. Parkit pameran atau parkit Inggris jelas lebih besar, dengan kepala yang lebih lebar dan profil depan yang lebih penuh, serta bintik wajah dan garis tubuhnya lebih tegas. Warna dan pola bervariasi luas pada kedua tipe. Sera, yaitu area berdaging di atas paruh, biasanya berwarna biru pada jantan dewasa dan cokelat kekuningan atau cokelat pada betina yang siap berbiak, sehingga membantu membedakan jenis kelamin pada banyak varietas warna.

Perilaku dan tempramen parkit

Parkit adalah burung yang sangat sosial, aktif, dan gemar berbunyi, tumbuh baik dengan kebersamaan dan membentuk ikatan kuat dengan teman kandang maupun pemiliknya. Mereka berkomunikasi lewat celotehan yang hampir tanpa henti dan bisa belajar menirukan kata.

Parkit pada dasarnya adalah burung berkawanan, sehingga kontak sosial menjadi bagian inti dari perilakunya. Dalam kelompok mereka saling membersihkan bulu, memberi makan sesama, dan terus mengeluarkan panggilan kontak. Parkit yang dipelihara sendirian akan membentuk ikatan erat dengan pemiliknya, tetapi tetap butuh interaksi yang sering agar tetap nyaman. Dua ekor parkit atau lebih akan saling menghibur satu sama lain, meski burung yang sudah mendapat banyak kebersamaan dari sesama parkit cenderung kurang lekat dengan manusia.

Spesies ini aktif dan penuh rasa ingin tahu sepanjang hari, berselang antara terbang dan memanjat dengan waktu membersihkan bulu dan beristirahat. Parkit berkomunikasi terutama lewat suara: nyanyian berkicau, panggilan kontak yang tajam, dan celotehan lembut saat sedang santai. Banyak yang belajar menirukan ucapan dan suara rumah tangga, dan jantan cenderung lebih pandai bicara. Bahasa tubuh juga penting, termasuk bulu kepala yang berdiri, ekor yang mengembang, dan gerakan menggiling paruh, yang menandakan burung dalam keadaan tenang dan nyaman.

Sekilas perilaku parkit
AspekKondisi umum
SosialisasiSangat tinggi; burung berkawanan yang butuh kebersamaan
Tingkat aktivitasTinggi; perlu terbang dan bermain setiap hari
Kecenderungan berbunyiSedang; sering berceloteh, tetapi lebih pelan dibanding beo besar
Terhadap manusiaRamah dan mudah jinak dengan penanganan lembut secara rutin
Terhadap hewan lainSebaiknya dipelihara bersama sesama parkit; awasi jika dekat kucing, anjing, dan burung yang lebih besar

Perawatan parkit

Perawatan parkit berpusat pada kandang yang bersih, waktu terbang di luar kandang setiap hari, makanan dan air segar, serta interaksi sosial rutin. Perawatannya lebih ringan dibanding beo besar, tetapi tetap memerlukan perhatian setiap hari.

Perawatan harian

  • Sediakan air dan makanan segar setiap hari, buang kulit biji dan sisa makanan segar yang tidak dimakan
  • Beri waktu di luar kandang dengan pengawasan untuk terbang dan bergerak di ruangan yang aman bagi burung
  • Luangkan waktu untuk berbicara dan berinteraksi dengan burung, terutama jika dipelihara sendirian
  • Bersihkan kotoran secara berkala dan ganti alas kandang yang kotor
  • Periksa sebentar postur, pernapasan, dan kotoran burung untuk memastikan semuanya normal

Lingkungan

  • Jauhkan kandang dari aliran udara langsung dan uap dapur
  • Jaga suhu ruangan tetap stabil; hindari perubahan suhu mendadak dan panas berlebih
  • Tutup atau redupkan kandang pada malam hari agar burung beristirahat 10 sampai 12 jam
  • Sediakan tenggeran dengan diameter yang bervariasi untuk menjaga kesehatan kaki
  • Ganti mainan secara berkala agar burung tetap terstimulasi secara mental

Perawatan bulu dan penanganan

Parkit membersihkan bulunya sendiri dan tidak perlu dimandikan oleh pemiliknya, meski banyak yang senang dengan wadah air dangkal atau semprotan air ringan. Kuku dan paruh biasanya aus secara alami; jika terlalu panjang sebaiknya diperiksakan ke dokter hewan, bukan dipotong sendiri tanpa panduan. Tangani burung dengan lembut dan biarkan ia melangkah naik ke jari alih-alih ditangkap paksa, karena cara ini membangun kepercayaan seiring waktu.

Nutrisi dan pola makan parkit

Parkit adalah pemakan biji-bijian yang di alam liar makan terutama biji, tetapi di penangkaran paling baik diberi pola makan seimbang berupa pelet, sedikit biji, dan sayuran segar. Pola makan biji saja menyebabkan masalah gizi.

Di alam liar, parkit makan biji dari rumput dan tumbuhan rendah lainnya. Burung peliharaan yang hanya diberi biji sering menjadi kegemukan dan kekurangan vitamin penting, karena biji tinggi lemak namun rendah beberapa nutrisi. Pola makan seimbang di penangkaran menggabungkan pelet berformula sebagai dasar dengan sedikit biji dan sayuran segar setiap hari. Sayuran berdaun hijau tua, wortel parut, dan sayuran sejenis menambah vitamin dan variasi. Buah bisa diberikan dalam jumlah kecil sebagai camilan. Perubahan dari pola makan biji ke pelet sebaiknya dilakukan secara bertahap, karena parkit bisa lambat menerima makanan baru.

Pemberian pakan menurut tahap kehidupan
Tahap kehidupanPola makanCatatan
Anak burung (disuapi induk atau manusia)Makanan tembolok dari induk atau formula pembesaran khususPemberian sering dalam porsi kecil; ikuti panduan pembiak atau dokter hewan
RemajaPelet dengan sedikit biji, ditambah sayuran lunakKenalkan variasi makanan sejak dini selagi burung masih mudah menerima makanan baru
DewasaPelet sebagai dasar, biji terbatas, sayuran segar setiap hariPantau berat badan; batasi campuran biji berlemak tinggi
Masa berbiak atau ganti buluSeperti dewasa, dengan energi dan kalsium sedikit lebih banyakSediakan tulang sotong atau sumber kalsium

Camilan, suplemen, dan air minum

Gunakan millet spray dan potongan kecil buah sebagai camilan sesekali dan hadiah saat melatih burung, bukan sebagai makanan pokok harian. Tulang sotong atau blok mineral menyediakan kalsium dan membantu menjaga kondisi paruh. Sebagian besar parkit dengan pola makan seimbang tidak perlu tambahan vitamin cair di air minum; tanyakan dokter hewan sebelum memberikan suplemen. Sediakan air bersih dan segar setiap hari, dan ganti lebih sering jika ada makanan atau kotoran yang jatuh ke dalam wadah.

Kesehatan dan kondisi umum pada parkit

Parkit umumnya kuat, tetapi rentan terhadap beberapa masalah tertentu, termasuk tumor, kegemukan, kutu wajah bersisik, dan penyakit pernapasan. Dengan pola makan dan perawatan yang baik, umumnya hidup 5 sampai 8 tahun dan kadang mencapai usia belasan tahun.

Parkit tergolong kuat untuk ukurannya, tetapi mereka pandai menyembunyikan rasa sakit, sehingga perubahan kecil pada perilaku bisa menjadi tanda awal masalah. Burung yang duduk dengan bulu mengembang, berhenti makan, atau beristirahat di dasar kandang perlu segera diperiksa. Umur khasnya sekitar 5 sampai 8 tahun, dan burung dengan pola makan baik serta perawatan penuh perhatian bisa mencapai 12 sampai 15 tahun. Banyak masalah umum berkaitan dengan pola makan yang terlalu banyak biji dan kurangnya olahraga.

Kondisi kesehatan umum pada parkit
KondisiTandaCatatan
Kegemukan dan tumor lemakBerat badan bertambah, muncul benjolan, aktivitas menurunSering berkaitan dengan pola makan; kurangi biji dan tambah waktu terbang
Kutu wajah bersisikPertumbuhan berkerak di sekitar paruh, sera, dan mataBisa diobati; perlu obat resep dokter hewan
Infeksi pernapasanEkor naik turun, napas berbunyi, keluar cairan dari hidungHindari aliran udara dan asap; periksakan ke dokter hewan
TumorPembengkakan terlihat, berat badan turun, lesuCukup umum terjadi pada parkit yang sudah tua
Paruh atau kuku terlalu panjangKesulitan makan atau bertenggerPeriksa pola makan dan minta dokter hewan memotongnya bila perlu

Perawatan pencegahan

  • Berikan pola makan seimbang, bukan biji saja
  • Beri waktu terbang setiap hari untuk menjaga berat badan sehat
  • Jaga kebersihan kandang dan tempat makan untuk membatasi risiko infeksi
  • Karantina burung baru sebelum diperkenalkan dengan burung lain
  • Jadwalkan pemeriksaan dengan dokter hewan spesialis burung dan waspadai tanda awal penyakit

Melatih parkit

Parkit cerdas dan mudah dilatih. Dengan kesabaran dan penghargaan positif, mereka belajar melangkah naik, datang saat dipanggil, dan sering kali menirukan kata, dengan jantan umumnya lebih pandai bicara.

Parkit belajar dengan cepat untuk ukuran tubuhnya. Sebagian besar akan mudah jinak jika ditangani dengan lembut dan konsisten sejak masih muda, dan banyak yang belajar naik ke jari, datang saat dipanggil, dan melakukan trik sederhana. Kemampuan menirukan ucapan cukup umum, terutama pada jantan, meski tidak semua burung akan bicara. Latihan paling efektif dilakukan dalam sesi singkat dan tenang, di ruangan yang sepi, dengan hadiah makanan kecil seperti millet. Kepercayaan adalah kuncinya: burung yang merasa aman di dekat pemiliknya belajar jauh lebih cepat dibanding burung yang ditangkap atau dikejar.

Memulai latihan

  1. Biarkan burung baru menyesuaikan diri selama beberapa hari sebelum ditangani
  2. Duduk di dekat kandang dan berbicara dengan lembut agar burung terbiasa dengan kehadiran Anda
  3. Tawarkan camilan melalui jeruji kandang, lalu dari telapak tangan yang terbuka
  4. Ajarkan melangkah naik dengan menekan jari secara lembut ke dada bagian bawah burung sehingga ia melangkah naik
  5. Ucapkan kata dengan jelas dan konsisten jika ingin burung menirukan ucapan
  6. Buat sesi singkat, beberapa menit setiap kali, dan akhiri saat berhasil

Habitat dan kandang parkit

Parkit membutuhkan kandang yang lebih lebar daripada tinggi agar bisa terbang mendatar, disimpan pada suhu ruangan yang stabil, dilengkapi tenggeran, mainan, dan waktu terbang di luar kandang setiap hari. Semakin besar kandang, semakin baik.

Parkit terbang mendatar, bukan melayang di tempat, sehingga kandang sebaiknya lebih lebar daripada tinggi agar ada ruang untuk terbang jarak pendek. Untuk seekor burung, ukuran kandang minimum sekitar 45 hingga 60 sentimeter lebarnya, dan harus lebih besar lagi jika memelihara lebih dari satu ekor. Jarak antar jeruji sebaiknya sekitar 1 sentimeter agar kepala burung tidak tersangkut. Letakkan kandang setinggi dada atau mata, menempel ke dinding agar burung merasa aman, di ruangan dengan aktivitas siang hari tetapi jauh dari aliran udara, sinar matahari langsung, dan dapur. Kandang bukan pengganti terbang bebas: parkit tetap perlu waktu di luar kandang setiap hari dengan pengawasan.

Spesifikasi kandang
ParameterRekomendasi
RuangKandang minimal lebar 45 sampai 60 cm untuk satu burung, lebih besar untuk lebih dari satu; terbang di luar kandang setiap hari
SuhuSuhu ruangan stabil sekitar 18 sampai 26 C; hindari perubahan suhu mendadak
KelembapanKelembapan rumah tangga normal; hindari ruangan yang terlalu kering atau terlalu lembap
Alas atau lapisan dasarKertas atau alas kandang di baki yang bisa ditarik keluar, diganti secara rutin
PencahayaanSiklus siang-malam alami; 10 sampai 12 jam istirahat dalam kondisi gelap dan tenang

Daftar periksa perlengkapan

  • Kandang lebar dengan jarak jeruji yang aman
  • Beberapa tenggeran dengan diameter berbeda, termasuk ranting alami
  • Wadah makanan dan air ditambah tulang sotong atau blok mineral
  • Beberapa mainan seperti lonceng, tangga, dan benda yang bisa digigit
  • Alas kandang dan baki yang bisa ditarik keluar untuk memudahkan pembersihan
  • Tempat yang tenang atau penutup kandang untuk istirahat malam

Pembiakan parkit

Parkit mencapai usia siap berbiak dalam beberapa bulan, tetapi sebaiknya menunggu sampai lebih tua sebelum dikembangbiakkan. Betina bertelur empat sampai delapan butir per kelompok, mengeraminya sekitar 18 hari, dan anak burung meninggalkan sarang pada usia sekitar empat sampai lima minggu.

Parkit bisa mencapai kematangan seksual sejak usia sekitar 3 sampai 4 bulan, tetapi pemelihara yang bertanggung jawab menunggu hingga burung berusia minimal satu tahun sebelum membiakkannya, karena betina muda berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi. Parkit bersarang di lubang atau rongga, sehingga sepasang burung memerlukan kotak sarang untuk berbiak. Betina bertelur setiap dua hari sekali, biasanya empat sampai delapan butir per kelompok, dan mengeraminya sementara jantan membantu memberinya makan. Telur menetas setelah sekitar 18 hari. Anak burung lahir dalam keadaan buta dan tanpa bulu, disuapi oleh kedua induknya, dan meninggalkan sarang pada usia sekitar empat sampai lima minggu. Pembiakan sangat membebani tubuh betina, sehingga sumber kalsium dan nutrisi yang baik penting sepanjang proses ini.

Fakta pembiakan parkit
UkuranNilai
Kematangan seksualSejak sekitar 3 sampai 4 bulan; biakkan hanya setelah lebih dewasa
Usia biak yang disarankanMinimal 1 tahun
Jumlah telur per kelompok4 sampai 8 butir
Masa pengeramanSekitar 18 hari
Usia meninggalkan sarangSekitar 4 sampai 5 minggu
Jenis sarangBersarang di rongga; memerlukan kotak sarang

Memilih parkit sebagai peliharaan

Parkit cocok bagi pemelihara yang bisa memberi perhatian harian, kandang yang layak, dan komitmen jangka panjang bertahun-tahun. Biaya awalnya cukup ringan, tetapi burung ini bisa hidup lebih dari satu dekade dan membutuhkan kebersamaan serta perawatan sepanjang hidupnya.

Apakah parkit cocok untuk Anda?

Parkit termasuk salah satu burung peliharaan yang lebih terjangkau dan mudah diurus, tetapi tetap makhluk hidup dengan kebutuhan harian. Ia perlu interaksi setiap hari, baik dari manusia maupun dari sesama parkit, ditambah kandang dengan ruang untuk terbang dan waktu di luar kandang dengan pengawasan. Burung ini bisa hidup jauh melebihi satu dekade dengan perawatan yang baik, sehingga menjadi komitmen bertahun-tahun, bukan peliharaan jangka pendek. Parkit cocok untuk apartemen karena suaranya lebih pelan dibanding beo besar, meski tetap berceloteh sepanjang hari. Rumah tangga dengan anak sangat kecil sebaiknya mengawasi seluruh proses penanganan, karena burung ini kecil dan rapuh.

Perkiraan biaya memelihara parkit
Pos biayaPerkiraan biaya
Burung (tipe peliharaan)Biaya sekali beli yang rendah; parkit pameran atau parkit Inggris lebih mahal
Kandang dan perlengkapanBiaya sekali beli sedang; kandang yang lebih besar lebih mahal
Makanan dan alas kandangBiaya bulanan rutin yang rendah
Mainan dan tenggeranBiaya rendah, diganti secara berkala
Perawatan dokter hewan spesialis burungBervariasi; siapkan anggaran untuk pemeriksaan rutin dan penyakit tak terduga

Tempat mendapatkan parkit

Parkit bisa diperoleh dari pembiak yang bertanggung jawab, toko hewan, atau kelompok penyelamatan dan adopsi burung. Sumber yang baik memelihara burung dalam kondisi bersih dan cukup luas, serta bisa menjawab pertanyaan tentang usia, pola makan, dan kesehatan burung. Adopsi layak dipertimbangkan, karena parkit terkadang diserahkan pemiliknya saat mereka meremehkan kebutuhan burung ini. Dari mana pun burung berasal, pilih yang matanya cerah, aktif bergerak, dan bernapas dengan tenang, lalu karantina terlebih dahulu sebelum dipertemukan dengan burung lain.

Pertanyaan umum seputar parkit

Pertanyaan umum tentang memelihara parkit mencakup apakah cocok sebagai peliharaan, berapa lama umurnya, berapa biayanya, seberapa sulit perawatannya, dan kecocokannya untuk keluarga serta pemula.

Apakah parkit cocok dijadikan peliharaan?

Ya. Parkit termasuk burung peliharaan paling populer karena ukurannya kecil, sifatnya sosial, harganya terjangkau, dan sering belajar menirukan kata. Burung ini cocok untuk pemula yang bisa memberi perhatian setiap hari.

Berapa lama umur parkit?

Umumnya 5 sampai 8 tahun, meski dengan pola makan seimbang dan perawatan baik banyak yang mencapai 12 sampai 15 tahun.

Berapa biaya memelihara parkit?

Harga burungnya sendiri biasanya murah, dengan parkit pameran atau parkit Inggris lebih mahal. Biaya terbesar justru pada kandang yang layak, makanan rutin, dan perawatan dokter hewan spesialis burung sepanjang hidup burung.

Apakah parkit sulit dirawat?

Parkit cukup mudah untuk pemula dibanding beo yang lebih besar, tetapi tetap perlu makanan harian, air segar, kebersihan kandang, interaksi sosial, dan waktu terbang di luar kandang dengan pengawasan.

Apakah parkit cocok untuk keluarga dan pemula?

Ya, dengan pengawasan. Parkit adalah pilihan bagus sebagai burung pertama dan cocok untuk keluarga, meski anak kecil sebaiknya diawasi karena burung ini kecil dan mudah terluka.

Sebaiknya memelihara satu atau dua ekor parkit?

Parkit adalah burung berkawanan. Seekor burung bisa membentuk ikatan erat dengan pemilik yang penuh perhatian, tetapi jika Anda sering tidak di rumah sepanjang hari, memelihara dua ekor membantu mencegah kesepian.

Apakah parkit bisa berbicara?

Banyak yang bisa belajar menirukan kata dan suara rumah tangga, dengan jantan umumnya lebih pandai bicara, meski tidak semua burung akan bisa berbicara.