United Pet Club
Domba

Katahdin

Katahdin adalah domba berbulu rambut asal Amerika yang minim perawatan, dikenal karena wataknya yang jinak, ketahanannya, serta bulunya yang rontok secara alami sehingga tidak perlu dicukur.

Size
Sedang
Lifespan
10–12 years
Origin
Amerika Serikat
Temperament
Jinak
Standard colors
Hitam, Putih, dan Cokelat and 2 more
Key Traits
JinakTenangPekerja kerasBerwatak baik

Characteristics

Energy Level4
Trainability4
Good With Kids3
Good With Pets4
Grooming Needs3

Katahdin colors and patterns

What each club's breed standard says about every Katahdin color and pattern. Point at a ruling to see the club's own wording.

Breed standards describe the Katahdin in Hitam, Putih, Cokelat, Cokelat muda kemerahan, dan Merah. Standard patterns: Polos, Belang, dan Bertotol.

Bulu: rulings by club
Color or patternKHSI
HitamSesuai standar (“any color or pattern”)
PutihSesuai standar (“any color or pattern”)
CokelatSesuai standar (“any color or pattern”)
Cokelat muda kemerahanSesuai standar (“any color or pattern”)
MerahSesuai standar (“any color or pattern”)
Patterns
PolosSesuai standar (“any color or pattern”)
BelangSesuai standar (“any color or pattern”)
BertotolSesuai standar (“any color or pattern”)

What the rulings mean

Sesuai standar
Described by the club's breed standard.

Color changes

How a Katahdin's colors can change over its life.

  • Hitamchanges toAbu-abu

    Bulu · Seiring usia

  • Hitamchanges toCokelat tua

    Bulu · Seiring usia · from 0 to 52 weeks

  • Hitamchanges toAbu-abu

    Bulu · Progresif

  • Hitamchanges toCokelat

    Bulu · Di bawah sinar matahari · can change back

  • Putihchanges toBertotol

    Bulu · Progresif

  • Hitamchanges toPutih

    Bulu · Seiring kondisi tubuh · can change back

Sources

Each ruling comes from the club's published breed standard or color list.

Tentang domba Katahdin

Katahdin adalah domba berbulu asal Amerika berukuran sedang untuk produksi daging. Bulunya rontok sendiri tiap tahun sehingga tidak perlu dicukur atau dirawat seperti domba wol.

Katahdin adalah domba berbulu (hair sheep) yang dikembangkan di Amerika Serikat pada paruh kedua abad kedua puluh. Berbeda dari ras domba wol, Katahdin menumbuhkan bulu campuran antara rambut dan wol pendek yang rontok sendiri begitu cuaca menghangat. Sifat tunggal ini menghapus biaya pencukuran dan pekerjaan mengurus wol, sehingga ras ini diminati peternak yang memelihara domba untuk daging, bukan untuk serat.

Domba betina dewasa umumnya memiliki bobot 55 sampai 75 kilogram, sedangkan domba jantan 80 sampai 115 kilogram, menempatkan ras ini pada kelas ukuran sedang. Katahdin dihargai karena daya tahannya, ketahanan terhadap cacing parasit, dan kemampuan beranak di padang rumput tanpa banyak bantuan. Banyak induk domba dapat kawin di luar musim biasa, sehingga kawanan bisa menghasilkan anak lebih dari sekali setahun bila dikelola dengan baik.

Wataknya tenang dan ramah. Ras ini menyesuaikan diri dengan baik pada kandang tertutup maupun sistem penggembalaan berotasi, dan sering dipilih peternak pemula karena perawatannya ringan dan sifatnya yang stabil.

Fakta singkat Katahdin
CiriKeterangan
AsalAmerika Serikat
UkuranSedang (betina 55 sampai 75 kg, jantan 80 sampai 115 kg)
Umur harapan hidup10 sampai 12 tahun
Kelompok atau peranDomba berbulu penghasil daging
Cocok untukKawanan padang rumput, peternak pemula, sistem berbiaya rendah

Cocok untuk siapa

Katahdin cocok bagi peternak yang menginginkan anak domba untuk daging tanpa harus mengolah wol. Ras ini tampil baik pada sistem penggembalaan berbasis rumput dan rotasi, serta tahan pada berbagai iklim, dari musim dingin yang keras hingga musim panas yang panas dan lembap seperti di banyak wilayah tropis. Pemilik yang tidak ingin mencukur domba setiap tahun, begitu pula mereka yang baru memulai kawanan pertama, sering memilih ras ini karena mudah ditangani dan tidak menuntut perawatan rumit.

Sejarah dan asal usul

Katahdin dikembangkan di Maine, Amerika Serikat, oleh Michael Piel sejak tahun 1950-an, dengan menyilangkan domba berbulu impor dan beberapa ras domba wol untuk menghasilkan domba tahan banting berbulu rontok yang fokus pada daging.

Ras ini berasal dari kerja Michael Piel, seorang peternak domba di Maine, yang memulai usahanya pada tahun 1950-an. Piel menginginkan domba yang menghasilkan daging secara efisien dan bisa merumput di lahannya tanpa memerlukan tenaga dan biaya untuk mencukur bulu. Ia menamai ras ini menurut Gunung Katahdin, puncak tertinggi di Maine.

Piel mengimpor sejumlah kecil domba berbulu dari kawasan Karibia, tempat ras seperti St. Croix membawa sifat rontok alami. Ia menyilangkan domba-domba ini dengan beberapa ras domba wol, termasuk Suffolk, untuk menambah ukuran tubuh dan kualitas daging sambil mempertahankan bulu rambutnya. Selama kurang lebih dua dekade seleksi, ia berhasil memantapkan kombinasi sifat rontok, daya tahan, dan kualitas karkas yang menjadi ciri khas ras ini.

Ras Wiltshire Horn, ras domba berbulu rontok lainnya, kemudian diperkenalkan untuk menambah ukuran tubuh dan memperbaiki kekonsistenan proses rontok bulu. Seleksi diarahkan pada domba yang rontok bulunya bersih dan tahan terhadap cacing parasit dalam tubuh.

Asosiasi Katahdin Hair Sheep International dibentuk pada tahun 1985 untuk mendaftarkan domba dan menetapkan standar ras. Dari proyek yang semula bersifat lokal, Katahdin menyebar ke seluruh Amerika Utara dan kini menjadi salah satu ras domba berbulu paling umum di Amerika Serikat, banyak digunakan dalam produksi daging komersial maupun kawanan skala kecil.

Penampilan dan standar ras

Katahdin adalah domba berotot berukuran sedang dengan bulu yang menebal saat musim dingin dan rontok saat musim semi. Warnanya beragam dan bisa bertanduk atau tidak.

Katahdin memiliki tubuh yang seimbang dan berisi daging, dengan otot yang baik di bagian pinggang dan paha. Ciri utamanya terletak pada bulunya: campuran rambut dan wol pendek yang menumbuhkan lapisan bawah lebih tebal saat musim dingin untuk menghangatkan tubuh, lalu rontok pada musim semi hingga awal musim panas, menyisakan lapisan rambut yang halus. Domba ini tidak perlu dicukur sama sekali.

Wajahnya bersih tanpa wol. Telinganya berukuran sedang dan menggantung ke samping. Domba jantan bisa bertanduk atau tidak, dan kedua kondisi ini sama-sama ditemukan dalam ras ini. Standar ras sangat menekankan proses rontok tahunan yang bersih dan tuntas.

Standar ras secara ringkas
CiriStandar
TinggiSekitar 60 sampai 75 cm pada bahu
BobotBetina 55 sampai 75 kg, jantan 80 sampai 115 kg
BuluRambut dengan wol pendek, rontok tiap tahun, tidak perlu dicukur
WarnaPutih, cokelat muda, merah, cokelat, hitam, dan kombinasinya; pola berbintik diperbolehkan
MataCokelat

Bulu dan warna

Standar ras tidak membatasi warna. Domba bisa berwarna putih polos, cokelat muda, merah, cokelat, atau hitam, dan banyak yang menunjukkan pola berbintik atau belang. Tekstur bulu bervariasi, dari hampir seluruhnya rambut hingga memiliki komponen wol yang cukup terlihat pada bulu musim dingin. Peternak memilih domba dengan bulu yang rontok bersih setiap tahun, karena proses rontok yang tidak tuntas dianggap sebagai cacat.

Temperamen dan perilaku

Katahdin bersifat tenang, jinak, dan ramah, sehingga mudah ditangani dalam kawanan dan cocok bagi pemula.

Katahdin memiliki temperamen yang tenang dan stabil. Domba betina adalah induk yang penuh perhatian, beranak dengan sedikit bantuan, dan melindungi anaknya tanpa bersikap agresif terhadap penanganan manusia. Ras ini bergerak dan masuk kandang dengan tenang, sehingga menurunkan tingkat stres saat pekerjaan rutin seperti memotong kuku, vaksinasi, dan penimbangan.

Seperti domba pada umumnya, Katahdin adalah hewan berkelompok yang merasa aman berada dalam kawanan. Awalnya mereka waspada terhadap orang atau hewan asing, tetapi cepat terbiasa dengan penanganan yang rutin dan tidak memaksa. Domba jantan umumnya masih bisa dikendalikan, meski domba jantan yang belum dikebiri perlu ditangani dengan hati-hati saat musim kawin. Ras ini hidup berdampingan dengan baik bersama ternak lain dan menerima keberadaan anjing penjaga yang digunakan untuk melindungi dari predator.

Domba ini tidak berisik dalam kondisi normal. Mereka bersuara terutama saat waktu makan, penyapihan, dan ketika dipisahkan dari kawanan. Sifatnya yang baik dan mudah bekerja sama dengan penanganan menjadi salah satu alasan peternak baru memilih ras ini.

Penilaian sifat (1 = rendah, 5 = tinggi)
SifatNilai
Kasih sayang3
Energi3
Kemudahan dilatih3
Tingkat vokal2
Tingkat rontok bulu5

Perawatan dan pengelolaan

Katahdin adalah ras berbiaya rendah. Domba ini tidak perlu dicukur, tetapi tetap membutuhkan perawatan kuku rutin, pemantauan parasit, padang rumput yang baik, dan naungan dari cuaca ekstrem.

Perawatan sehari-hari berpusat pada padang rumput, air, pagar, dan pemeriksaan kesehatan dasar. Karena bulunya rontok sendiri, pekerjaan paling berat pada domba wol pun hilang dari daftar tugas.

Perawatan bulu

  • Tidak perlu dicukur; bulu rontok sendiri setiap musim semi.
  • Potong kuku sesuai kebutuhan, biasanya tiap 6 sampai 10 minggu tergantung kondisi tanah dan keausan.
  • Periksa proses rontok setiap musim semi dan catat domba mana yang rontoknya tidak tuntas.
  • Jaga kebersihan area ekor dan bagian belakang tubuh untuk mengurangi risiko myiasis (belatung) pada bulan-bulan hangat.

Gerak dan aktivitas

  • Sediakan akses harian ke padang rumput atau area kering untuk bergerak dan merumput.
  • Gunakan penggembalaan berotasi bila memungkinkan untuk menjaga ketersediaan pakan hijauan dan menurunkan beban parasit.
  • Beri ruang yang cukup agar kawanan bisa bergerak bersama, karena aktivitas fisik menjaga kondisi kuku dan tubuh.

Lingkungan

Katahdin lebih tahan terhadap musim dingin yang keras maupun musim panas yang panas dan lembap dibandingkan kebanyakan ras domba wol, sehingga cocok pula untuk iklim tropis. Domba ini tetap memerlukan penahan angin atau naungan terbuka untuk berteduh dari panas, hujan, dan cuaca buruk, serta tanah yang kering agar terhindar dari masalah kuku. Pagar keliling yang kuat sangat penting untuk menjaga kawanan tetap berada di area yang aman dan mencegah predator masuk.

Nutrisi dan pemberian pakan

Katahdin tumbuh baik dengan pakan hijauan berkualitas. Padang rumput atau jerami menjadi dasar pola makan, sedangkan biji-bijian diberikan menjelang akhir kebuntingan, masa menyusui, dan untuk anak domba yang sedang tumbuh atau digemukkan.

Katahdin adalah pencari pakan yang efisien dan memenuhi sebagian besar kebutuhannya dari padang rumput saat musim tumbuh serta jerami saat musim dingin. Rumennya dirancang untuk mencerna serat, sehingga pakan hijauan harus selalu menjadi bagian terbesar dari pola makan. Perubahan mendadak pada pemberian biji-bijian dapat mengganggu pencernaan, sehingga harus diperkenalkan secara bertahap. Air bersih dan mineral yang tersedia bebas harus selalu ada.

Panduan pemberian pakan umum
Tahap hidupJumlah per hariFrekuensi pemberian
Domba dewasa (pemeliharaan)Padang rumput bebas atau 1,5 sampai 2 kg jeramiMerumput atau 1 sampai 2 kali
Akhir kebuntinganPakan hijauan ditambah 0,25 sampai 0,5 kg biji-bijian1 sampai 2 kali
Induk menyusuiPakan hijauan ditambah 0,5 sampai 1 kg biji-bijian2 kali
Anak domba yang tumbuh atau digemukkanPakan hijauan ditambah biji-bijian sesuai target pertambahan bobot2 kali

Camilan dan suplemen

Mineral domba lepas dengan kadar selenium yang tepat adalah suplemen utama, karena banyak wilayah kekurangan selenium dalam tanahnya. Sedikit biji-bijian atau hasil kebun yang aman bisa dipakai sebagai hadiah saat penanganan. Berikan tambahan pakan hijauan dan energi pada cuaca dingin serta pada minggu-minggu terakhir kebuntingan, saat pertumbuhan janin paling cepat.

Kesehatan dan kondisi umum

Katahdin adalah ras yang tahan banting dan dikenal memiliki ketahanan di atas rata-rata terhadap parasit, dengan umur harapan hidup 10 sampai 12 tahun. Risiko utamanya adalah cacing parasit, masalah kuku, dan gangguan terkait kebuntingan.

Katahdin adalah ras yang kuat dan sebagian diseleksi karena ketahanannya terhadap cacing parasit dalam tubuh, sehingga lebih unggul dibandingkan banyak domba wol di iklim yang panas dan lembap. Katahdin yang dikelola dengan baik umumnya hidup 10 sampai 12 tahun, dan induk domba yang produktif bisa beranak selama bertahun-tahun. Nutrisi yang baik, tanah yang kering, serta program pengendalian parasit menjaga sebagian besar kawanan tetap sehat.

Kondisi kesehatan yang umum terjadi
KondisiTandaCatatan
Cacing parasit dalam tubuh (cacing barber pole)Gusi pucat, lemas, bottle jaw (pembengkakan di bawah rahang), penurunan berat badanGunakan penilaian FAMACHA; ras ini punya ketahanan sebagian, bukan kekebalan penuh
Footrot dan foot scald (radang kuku)Pincang, berbau, jaringan kuku terpisahTerkait tanah basah; potong dan obati segera
Toksemia kebuntinganTidak nafsu makan, lemas menjelang akhir kebuntinganDisebabkan kekurangan energi pada masa akhir kebuntingan
Myiasis (belatung)Belatung pada area kotor atau lukaLebih sering terjadi pada bulan hangat; jaga kebersihan bagian belakang tubuh
Penyakit clostridialKematian mendadak, kembungDicegah dengan vaksinasi CDT

Perawatan pencegahan

  • Berikan vaksin CDT dan ikuti jadwal yang dianjurkan dokter hewan.
  • Gunakan penilaian FAMACHA dan pemberian obat cacing yang tertarget, bukan pengobatan rutin untuk seluruh kawanan.
  • Potong kuku secara berkala dan jaga kandang serta jalur berjalan tetap kering.
  • Sediakan mineral domba dengan kadar selenium yang sesuai wilayah setempat.
  • Nilai kondisi tubuh induk domba sebelum dikawinkan dan selama masa kebuntingan.

Perkembangbiakan dan pembesaran anak domba

Domba betina Katahdin siap dikawinkan pada usia 7 sampai 12 bulan, beranak setelah sekitar 147 hari, dan sering melahirkan anak kembar. Banyak induk domba kawin di luar musim, sehingga memungkinkan lebih dari satu kelahiran per tahun.

Anak domba betina Katahdin umumnya mencapai bobot siap kawin pada usia 7 sampai 12 bulan, meski banyak peternak menunggu hingga induk domba mendekati ukuran dewasa sebelum dikawinkan pertama kali. Domba jantan bisa subur sejak usia sekitar 6 sampai 8 bulan. Salah satu sifat khas ras ini adalah musim kawin yang tidak terlalu terbatas: banyak induk domba Katahdin mau kawin di luar musim gugur yang biasa, sehingga kawanan bisa menjalankan jadwal kelahiran dipercepat, yaitu tiga kali beranak dalam dua tahun, bila dikelola dengan baik.

Masa kebuntingan berlangsung sekitar 147 hari, kurang lebih lima bulan. Anak kembar umum terjadi pada induk domba dewasa, dan anak tiga juga bisa muncul. Induk domba dikenal mudah beranak dan menjadi induk yang baik, dan sebagian besar melahirkan di padang rumput tanpa bantuan. Anak domba lahir dalam kondisi kuat dan cepat menyusu.

Anak domba biasanya menyusu selama 8 sampai 12 minggu sebelum disapih. Karena ras ini difokuskan pada produksi daging dan bukan wol, laju pertumbuhan anak domba serta proses rontok bulu yang bersih setiap tahun menjadi tujuan seleksi utama, bersama ketahanan terhadap parasit dan kemampuan mengasuh anak.

Fakta perkembangbiakan
UkuranNilai
Usia siap kawin (betina)7 sampai 12 bulan
Masa kebuntinganSekitar 147 hari (kurang lebih 5 bulan)
Jumlah anak per kelahiranBiasanya 1 sampai 2 ekor, anak tiga mungkin terjadi
Usia sapih8 sampai 12 minggu
Musim kawinPanjang; banyak induk domba kawin di luar musim

Pertanyaan yang sering diajukan

Pertanyaan umum tentang ukuran, temperamen, perawatan, umur, kecocokan, dan ketersediaan domba Katahdin.

Seberapa besar ukuran domba Katahdin?

Katahdin termasuk ras berukuran sedang. Domba betina umumnya memiliki bobot 55 sampai 75 kilogram dan domba jantan 80 sampai 115 kilogram, dengan tinggi sekitar 60 sampai 75 sentimeter pada bahu.

Apakah domba Katahdin perlu dicukur?

Tidak. Katahdin menumbuhkan bulu campuran rambut dan wol pendek yang rontok sendiri setiap musim semi, sehingga tidak memerlukan pencukuran, crutching, atau perawatan wol.

Seperti apa temperamen Katahdin?

Tenang, jinak, dan ramah. Ras ini mudah ditangani, induk dombanya penuh perhatian, dan sifatnya yang tenang membuatnya menjadi pilihan umum bagi peternak pemula.

Apakah Katahdin mudah dirawat?

Katahdin adalah ras berbiaya rendah tanpa perawatan wol dan memiliki ketahanan di atas rata-rata terhadap parasit. Domba ini tetap memerlukan pemotongan kuku rutin, pemantauan parasit, pakan hijauan yang baik, pagar, dan naungan.

Berapa lama umur domba Katahdin?

Dengan pengelolaan yang baik, Katahdin biasanya hidup 10 sampai 12 tahun, dan induk domba yang produktif bisa beranak selama bertahun-tahun.

Apakah Katahdin cocok untuk pemula dan peternakan kecil?

Ya. Temperamennya yang tenang, kemudahan beranak, daya tahan tubuh, dan tidak perlunya pencukuran membuat ras ini cocok untuk pemula, kawanan kecil, dan produksi daging berbasis rumput.

Apakah domba Katahdin mudah ditemukan?

Katahdin adalah salah satu ras domba berbulu paling umum di Amerika Serikat dan tersedia luas di sana melalui peternak maupun melalui Katahdin Hair Sheep International.