Himalayan
Himalayan adalah kelinci ramping yang tenang, dikenal karena tubuh putihnya yang mencolok dengan ujung-ujung yang gelap serta wataknya yang sangat jinak.
- Size
- Kecil
- Lifespan
- 5–8 years
- Origin
- Britania Raya
- Temperament
- Tenang
- Standard colors
- Hitam, Putih, dan Biru and 2 more
Characteristics
Coat and grooming
How the Himalayan coat is built, and what that means when you groom it.
- Lapisan bulu
- Bulu ganda
- Tekstur bulu
- Halus
- Panjang bulu
- Pendek
- Kerontokan
- Rontok sedang
Grooming guidance
Kritis: A Himalayan should not be shaved.
Lapisan dalam menahan panas sama baiknya dengan menahan dingin, dan bulu luar melindungi kulit dari matahari serta gigitan serangga. Mencukur seluruh bulu menghilangkan keduanya. Bulu sering tumbuh kembali belang-belang, lebih lembut, atau berbeda warna, dan pada sebagian hewan bulu penjaga tidak pernah kembali dengan benar. Sikat keluar lapisan dalamnya, jangan dipotong.
Hati-hati: A Himalayan should only be clipped by someone experienced with the species.
Kulit di sini cukup tipis untuk robek di bawah mata pisau, dan hewannya bisa panik saat ditahan diam. Pemangkasan atau pelepasan gimbal sebaiknya diserahkan kepada dokter hewan atau penata yang rutin menangani spesies ini.
Himalayan colors and patterns
What each club's breed standard says about every Himalayan color and pattern. Point at a ruling to see the club's own wording.
Breed standards describe the Himalayan in Hitam, Putih, Biru, Lila, dan Cokelat kakao. Standard patterns: Ujung gelap.
| Color or pattern | ARBA | BRC |
|---|---|---|
| Hitam | Sesuai standar (“Black”) | Sesuai standar (“Black points”) |
| Putih | Sesuai standar (“White body”) | Sesuai standar (“White body”) |
| Biru | Sesuai standar (“Blue”) | Sesuai standar (“Blue Himalayan”) |
| Lila | Sesuai standar (“Lilac”) | Sesuai standar (“Lilac Himalayan”) |
| Cokelat kakao | Sesuai standar (“Chocolate”) | Sesuai standar (“Chocolate Himalayan”) |
| Patterns | ||
| Ujung gelap | Sesuai standar (“Himalayan”) | Sesuai standar (“Himalayan”) |
| Color or pattern | BRC |
|---|---|
| Merah muda / merah | Sesuai standar (“Bold, bright pink”) |
Biru
| Color or pattern |
|---|
| Putih |
| Biru |
| Patterns |
| Ujung gelap |
| Color or pattern |
|---|
| Merah muda / merah |
Cokelat
| Color or pattern |
|---|
| Putih |
| Cokelat kakao |
| Patterns |
| Ujung gelap |
| Color or pattern |
|---|
| Merah muda / merah |
Hitam
| Color or pattern |
|---|
| Hitam |
| Putih |
| Patterns |
| Ujung gelap |
| Color or pattern |
|---|
| Merah muda / merah |
Ungu Muda
| Color or pattern |
|---|
| Putih |
| Lila |
| Patterns |
| Ujung gelap |
| Color or pattern |
|---|
| Merah muda / merah |
What the rulings mean
- Sesuai standar
- Described by the club's breed standard.
Color changes
How a Himalayan's colors can change over its life.
Putihchanges toHitam
Bulu · Seiring suhu · can change back
Putihchanges toUjung gelap
Bulu · Seiring usia
Sources
Each ruling comes from the club's published breed standard or color list.
Tentang kelinci Himalayan
Kelinci Himalayan berbadan kecil dan ramping, berbulu putih dengan titik gelap di ujung tubuh, dikenal tenang dan gampang ditangani.
Kelinci Himalayan mudah dikenali dari corak bulunya: tubuh putih bersih dengan warna gelap di hidung, telinga, kaki, dan ekor. Bagian gelap ini disebut titik (point). Himalayan termasuk salah satu ras kelinci tertua dan paling dikenal luas, dan corak seperti ini juga muncul pada kucing Himalaya serta beberapa hewan lain yang membawa gen warna peka suhu yang sama.
Tubuh kelinci dewasa ramping dan memanjang seperti tabung, dengan berat biasanya antara 1,1 dan 2 kilogram. Himalayan termasuk ras kelinci paling ringan yang diakui secara resmi, sehingga dikenal sebagai kelinci yang gampang ditangani. Sifatnya tenang dan stabil, dan ia cenderung lebih tahan dipegang dibandingkan ras yang lebih aktif.
Di Indonesia, Himalayan banyak dipelihara sebagai kelinci kesayangan dan juga diikutkan dalam kontes oleh penghobi kelinci hias. Wataknya yang tenang dan ukurannya yang kecil membuatnya cocok bagi pemelihara yang menginginkan kelinci santai, bukan yang serba aktif. Iklim tropis yang panas dan lembap perlu diperhitungkan, sebab bulu pendek dan warna titiknya peka terhadap suhu.
| Ciri | Keterangan |
|---|---|
| Asal | Inggris |
| Ukuran | Kecil (1,1 hingga 2 kg) |
| Usia harapan hidup | 5 hingga 8 tahun |
| Kelompok/peran | Kelinci kesayangan dan kontes |
| Cocok untuk | Rumah tangga tenang, anak yang lebih besar dan diawasi, pemula yang telaten |
Cocok untuk siapa
Himalayan cocok bagi pemelihara yang menginginkan kelinci lembut dan berenergi rendah yang mudah dipegang. Sifatnya yang penurut menjadikan ras ini pilihan yang masuk akal untuk rumah tangga dengan anak yang tenang dan diawasi, serta bagi pemula yang baru mulai memelihara kelinci. Seperti kelinci lain, ia butuh perhatian setiap hari, ruang untuk bergerak, dan pakan yang bertumpu pada hay. Ras ini kurang cocok untuk rumah yang tidak bisa memberi interaksi rutin, sebab kelinci adalah hewan sosial yang butuh kontak yang konsisten.
Sejarah dan asal-usul
Himalayan adalah salah satu ras kelinci tertua, disempurnakan di Inggris dan diakui berbagai lembaga pencatatan ras kelinci dunia.
Himalayan adalah salah satu ras kelinci yang paling lama dikenal. Kelinci berbulu putih dengan titik gelap seperti ini sudah tercatat sejak lebih dari seratus tahun lalu, dan corak warnanya sendiri sudah ada jauh lebih lama lagi. Ras ini pernah memakai beberapa nama sesuai daerah asal yang diklaim, termasuk sebutan Rusia dan Cina, yang menunjukkan betapa luas jenis kelinci ini menyebar sebelum akhirnya dibakukan menjadi satu standar.
Bentuk modern Himalayan dikembangkan dan disempurnakan di Inggris. Peternak Inggris bekerja menetapkan corak titik serta bentuk tubuh ramping memanjang yang menjadi ciri khas Himalayan sekarang. Warna titik ini diatur oleh gen yang peka suhu, sehingga bagian gelap muncul di bagian tubuh yang lebih dingin sementara badan yang lebih hangat tetap putih.
Himalayan termasuk ras yang diakui pada masa awal kontes kelinci terorganisasi, dan hingga kini tetap menjadi varietas standar di berbagai lembaga pencatatan ras kelinci besar dunia, termasuk ARBA (American Rabbit Breeders Association). Warna standar bertambah seiring waktu, dengan titik hitam klasik kemudian disusul warna titik lain.
Karena riwayatnya yang panjang dan ukurannya yang kecil, Himalayan sering dipakai dalam program persilangan untuk menurunkan corak titiknya ke ras kelinci lain. Ras ini terus dipelihara, baik sebagai kelinci kesayangan maupun untuk kontes.
Penampilan dan standar ras
Himalayan bertubuh putih ramping memanjang dengan titik gelap di hidung, telinga, kaki, dan ekor, serta mata merah muda hingga merah.
Himalayan mudah dikenali sekali lihat. Tubuhnya putih, sedangkan titik-titiknya, yaitu hidung, telinga, kaki, dan ekor, berwarna lebih gelap. Bentuk tubuhnya panjang dan menyerupai tabung, bukan bulat padat, dan saat dinilai dalam kontes kelinci biasanya diposisikan terentang rata agar garis tubuhnya terlihat jelas. Bentuk badan memanjang seperti ular inilah yang membedakan Himalayan dari ras komersial yang lebih kompak.
| Ciri | Standar |
|---|---|
| Berat | 1,1 hingga 2 kg (sekitar 2,5 hingga 4,5 lb) |
| Bentuk tubuh | Ramping, menyerupai tabung, memanjang |
| Bulu | Pendek, halus, tipe flyback |
| Warna | Tubuh putih dengan titik hitam, biru, cokelat, atau lilac |
| Mata | Merah muda hingga merah |
Bulu dan warna
Bulunya pendek, halus, dan rapat, dengan tekstur flyback yang kembali ke posisi semula saat diusap berlawanan arah tumbuhnya. Warna badan putih bersih. Warna titik muncul di hidung (membentuk pola menyerupai telur), telinga, keempat kaki, dan ekor. Warna titik yang diakui adalah hitam, biru, cokelat, dan lilac, dengan hitam sebagai warna asli dan paling umum.
Corak titik ini bergantung pada suhu. Gen yang bertanggung jawab hanya menghasilkan pigmen di bagian tubuh yang lebih dingin, sehingga titik muncul di ujung-ujung tubuh. Anak Himalayan sering lahir pucat dan baru menunjukkan warna titik penuh setelah tumbuh dewasa. Udara dingin bisa membuat titik lebih gelap atau melebar, sedangkan udara panas, seperti yang umum di iklim tropis Indonesia, bisa membuat titik memudar. Matanya merah muda hingga merah karena iris tidak memiliki pigmen.
Watak dan perilaku
Himalayan bersifat tenang, lembut, dan penurut, sehingga termasuk ras kelinci yang paling mudah ditangani dan dipelihara.
Himalayan dikenal sebagai salah satu ras kelinci paling tenang. Ia penyayang, lembut, dan stabil secara emosi, serta umumnya tahan dipegang. Banyak pemelihara menyebut Himalayan sebagai kelinci santai yang cepat tenang begitu digendong. Itu salah satu alasan ras ini digemari keluarga dan pemula yang baru belajar memelihara kelinci.
Terhadap anggota keluarga, Himalayan cenderung akrab dan sering mencari perhatian setelah percaya pada pemeliharanya. Terhadap orang asing, ia biasanya tenang, bukan gugup, meski kelinci jenis apa pun tetap perlu diperkenalkan secara pelan dan lembut. Sesama kelinci, Himalayan bisa hidup berpasangan atau berkelompok bila proses pengenalannya dilakukan dengan benar. Wataknya yang lunak membuat proses penyatuan lebih mudah dibandingkan ras yang lebih teritorial. Di sekitar kucing dan anjing, pengawasan wajib dilakukan, sebab kelinci adalah hewan mangsa dan bisa stres meski hewan lain itu ramah.
Seperti kelinci pada umumnya, Himalayan berkomunikasi lewat bahasa tubuh: menghentakkan kaki belakang menandakan waspada, sedangkan rebahan santai atau bunyi gemeretak gigi pelan menandakan rasa nyaman. Lingkungan yang tenang membuat sifat terbaik ras ini muncul.
| Sifat | Nilai |
|---|---|
| Kasih sayang | 4 |
| Energi | 2 |
| Kemudahan dilatih | 3 |
| Kecenderungan bersuara | 1 |
| Kerontokan bulu | 3 |
Perawatan dan grooming
Himalayan butuh grooming rutin, olahraga harian di luar kandang, dan ruang hidup yang tenang serta stabil suhunya.
Grooming
- Sikat bulu pendeknya seminggu sekali untuk membuang bulu rontok dan menjaga kebersihan.
- Tambah frekuensi sikat menjadi dua atau tiga kali seminggu saat masa rontok bulu musiman, ketika kerontokan meningkat.
- Periksa kuku setiap beberapa minggu dan potong bila sudah panjang.
- Periksa telinga dari kotoran atau tungau, serta bagian belakang tubuh dari kotoran yang menempel.
- Jangan memandikan kelinci dengan air, karena bisa memicu stres berat dan berujung syok. Bersihkan saja bagian bulu yang kotor dengan lap lembap.
Olahraga
- Beri waktu setidaknya tiga sampai empat jam di luar kandang setiap hari dengan pengawasan.
- Sediakan area bermain atau ruangan yang sudah diamankan dari bahaya, tempat kelinci bisa melompat, meregangkan badan, dan berdiri.
- Sediakan terowongan, kotak kardus, dan mainan gigit agar kelinci tetap aktif dan tidak bosan.
- Sebar waktu aktivitas sepanjang hari, sebab kelinci paling aktif saat subuh dan senja, waktu yang lebih sejuk di iklim tropis.
Lingkungan
Himalayan tumbuh paling baik di lingkungan yang tenang dan stabil. Karena warna titiknya peka suhu dan bulunya pendek, ia rentan terhadap panas maupun dingin. Di iklim Indonesia yang panas dan lembap, ini berarti menjauhkan kandang dari sinar matahari langsung dan tempat pengap, serta menjaga suhu tidak melampaui sekitar 25 derajat Celsius, sebab kelinci tidak tahan panas. Beri kandang dengan ruang cukup agar kelinci bisa merentangkan badan penuh dan berdiri di kaki belakang.
Nutrisi dan pemberian pakan
Pakan Himalayan sebaiknya bertumpu pada hay rumput tanpa batas, ditambah pelet terukur dan sayuran hijau segar setiap hari.
Pakan kelinci yang sehat sebagian besar terdiri dari hay. Hay rumput seperti timothy, orchard, atau meadow sebaiknya selalu tersedia dan menyusun sekitar 80 persen dari total makanan Himalayan. Hay menjaga pencernaan tetap bergerak dan mengikis gigi yang tumbuh terus-menerus. Porsi pelet polos yang terukur dan sayuran hijau segar setiap hari melengkapi menunya. Air bersih harus selalu tersedia. Di Indonesia, hay rumput biasanya dibeli dari toko hewan atau pemasok daring karena tidak tumbuh secara alami di sekitar rumah.
| Tahap hidup | Jumlah per hari | Jumlah makan |
|---|---|---|
| Muda (di bawah 6 bulan) | Hay alfalfa dan pelet tanpa batas | Bebas kapan saja |
| Dewasa | Hay rumput tanpa batas, sekitar 1/8 hingga 1/4 cangkir pelet, 1 sampai 2 cangkir sayuran hijau | 1 sampai 2 |
| Lansia | Hay rumput tanpa batas, pelet dan sayuran disesuaikan dengan berat badan | 1 sampai 2 |
Camilan dan suplemen
Camilan sebaiknya kecil porsinya dan jarang diberikan. Pilihan yang cocok antara lain sepotong wortel, sepotong apel tanpa biji, atau sedikit daun herba seperti peterseli, ketumbar, atau kemangi. Batasi buah manis pada porsi kecil beberapa kali seminggu. Kelinci yang makan pakan berbasis hay dengan benar umumnya tidak butuh suplemen tambahan. Tanyakan ke dokter hewan sebelum menambahkan apa pun.
Kesehatan dan kondisi umum
Himalayan umumnya kuat dan hidup sekitar 5 hingga 8 tahun, tetapi seperti kelinci lain rentan gangguan gigi dan pencernaan yang perlu dipantau.
Himalayan tergolong ras yang kuat dengan usia harapan hidup 5 hingga 8 tahun, dan beberapa kelinci yang dirawat baik bisa hidup lebih lama. Ukurannya yang kecil dan bulunya yang pendek membuat perawatan dan penanganan relatif sederhana, tetapi ras ini tetap membawa risiko kesehatan yang umum pada semua kelinci. Dua area yang paling perlu diperhatikan adalah gigi dan sistem pencernaan, yang keduanya sangat bergantung pada pakan kaya hay.
| Kondisi | Tanda | Catatan |
|---|---|---|
| Gangguan gigi (maloklusi) | Air liur berlebih, berat badan turun, makanan terjatuh dari mulut, nafsu makan berkurang | Gigi tumbuh terus-menerus perlu dikikis dengan hay; periksa secara rutin |
| GI stasis (pencernaan berhenti) | Tidak mau makan, tidak ada kotoran, postur membungkuk | Kondisi darurat medis; segera cari dokter hewan |
| Flystrike (belatung) | Belatung di sekitar bagian belakang yang kotor, lesu | Lebih sering terjadi di cuaca panas dan lembap; jaga kebersihan bagian belakang |
| Stres akibat panas | Terengah-engah, lesu, berbaring rata dalam keadaan tertekan | Bulu pendek memberi sedikit perlindungan; jaga suhu tetap sejuk |
| Kuku terlalu panjang | Cakar panjang dan melengkung | Potong setiap beberapa minggu |
Perawatan pencegahan
- Sediakan hay tanpa batas untuk menjaga kesehatan gigi dan pencernaan.
- Jadwalkan pemeriksaan rutin dengan dokter hewan yang berpengalaman menangani kelinci.
- Tanyakan vaksinasi yang tersedia di daerah Anda, seperti untuk mixomatosis dan penyakit hemoragik kelinci (RHD).
- Pertimbangkan sterilisasi atau kastrasi, yang bisa mengurangi sejumlah masalah kesehatan dan perilaku.
- Jaga area tempat tinggal tetap bersih, kering, dan bersuhu nyaman.
- Pantau asupan makanan harian dan kotoran sebagai tanda peringatan dini.
Habitat dan kandang
Himalayan butuh kandang lapang dan berventilasi baik dengan suhu stabil, ditambah akses harian ke ruang gerak yang lebih luas.
Himalayan butuh kandang yang cukup luas untuk merentangkan badan penuh, berdiri di kaki belakang, dan melompat beberapa kali. Kandang jaring (pen), area bermain besar, atau ruangan yang sudah diamankan dari bahaya lebih baik daripada hutch kecil tradisional. Apa pun bentuk kandangnya, kelinci tetap perlu waktu harian di ruang yang lebih luas untuk bergerak bebas. Alas lantai sebaiknya rata dan padat, bukan kawat, sebab kawat bisa melukai kaki.
| Parameter | Rekomendasi |
|---|---|
| Ukuran kandang minimum | Minimal 1,1 meter persegi untuk kandang dasar, ditambah area bermain terpisah |
| Ruang gerak | 3 meter persegi atau lebih, dipakai beberapa jam sehari |
| Rentang suhu | Sekitar 13 hingga 21 derajat Celsius; hindari suhu di atas 25 derajat Celsius |
| Alas lantai | Lantai padat dengan alas empuk, bukan kawat |
| Area kotoran | Baki kotoran dengan pasir berbahan kertas dan hay |
Daftar periksa kandang
- Kandang besar atau area yang sudah diamankan dari bahaya dengan lantai padat.
- Tempat persembunyian atau area tertutup agar kelinci bisa mengundurkan diri dan merasa aman.
- Mangkuk air yang berat atau botol minum, ditambah tempat hay.
- Baki kotoran diletakkan di satu sudut tetap, dengan pasir berbahan kertas.
- Mainan gigit dan terowongan sebagai hiburan.
- Ventilasi baik tanpa angin langsung mengenai kelinci.
Perkembangbiakan
Himalayan matang dalam beberapa bulan, mengandung sekitar sebulan, dan melahirkan anak dalam jumlah kecil hingga sedang yang disapih di usia enam sampai delapan minggu.
Himalayan mencapai kematangan seksual di usia muda. Ras kecil umumnya matang lebih cepat daripada ras besar, dan indukan maupun pejantan bisa siap kawin sekitar usia empat sampai lima bulan. Peternak yang bertanggung jawab menunggu sampai kelinci tumbuh penuh dan dalam kondisi baik sebelum dikawinkan.
Proses kawin berlangsung singkat, dan induk betina terangsang untuk berovulasi oleh tindakan kawin itu sendiri, bukan oleh siklus rutin. Masa kebuntingan berlangsung sekitar 28 hingga 31 hari. Menjelang waktu melahirkan, induk betina mencabuti bulunya sendiri dan membuat sarang. Kotak sarang yang dialasi hay perlu disediakan pada minggu terakhir kebuntingan.
Jumlah anak per kelahiran pada ras ini biasanya kecil hingga sedang, sering kali sekitar dua sampai enam ekor. Anak yang baru lahir tidak berbulu, belum bisa melihat, dan sepenuhnya bergantung pada induknya. Induk biasanya menyusui satu atau dua kali sehari, yang wajar dan bukan tanda ia mengabaikan anaknya.
Anak kelinci membuka mata sekitar usia 10 hari dan mulai mencoba hay serta pelet dalam beberapa minggu. Penyapihan terjadi sekitar usia enam sampai delapan minggu, setelah itu anak kelinci bisa dipindahkan ke kandang sendiri. Warna titik berkembang seiring pertumbuhan anak kelinci, sehingga bayi yang baru lahir bisa terlihat jauh lebih pucat dibandingkan wujud dewasanya nanti.
| Ukuran | Nilai |
|---|---|
| Usia matang kawin | Sekitar 4 sampai 5 bulan |
| Masa kebuntingan | 28 hingga 31 hari |
| Jumlah anak per kelahiran | 2 hingga 6 ekor |
| Mata terbuka | Sekitar 10 hari |
| Usia sapih | 6 sampai 8 minggu |
Pertanyaan yang sering diajukan
Pertanyaan umum tentang ukuran, watak, kebutuhan perawatan, usia harapan hidup, dan kecocokan kelinci Himalayan sebagai peliharaan.
Seberapa besar kelinci Himalayan bisa tumbuh?
Himalayan adalah ras kecil, biasanya seberat 1,1 sampai 2 kilogram saat dewasa penuh. Tubuhnya ramping dan memanjang seperti tabung, bukan bulat dan berat. Ras ini termasuk salah satu ras kelinci teringan yang diakui secara resmi.
Apakah kelinci Himalayan peliharaan yang baik?
Ya. Kelinci ini dikenal tenang, lembut, dan penurut, serta umumnya tahan dipegang. Sifat ini populer di kalangan keluarga dengan anak yang tenang dan diawasi, juga bagi pemula yang baru mulai memelihara kelinci.
Apakah kelinci Himalayan sulit dirawat?
Perawatannya tergolong sedang dan bisa diprediksi. Bulu pendeknya hanya perlu disikat seminggu sekali, tetapi kelinci ini butuh pakan berbasis hay, olahraga harian di luar kandang, dan ruang bersuhu stabil karena kurang tahan panas, terutama di iklim tropis Indonesia.
Berapa lama kelinci Himalayan hidup?
Sebagian besar Himalayan hidup sekitar 5 hingga 8 tahun. Pakan yang baik, perawatan dokter hewan rutin, dan ruang hidup yang bersih dan nyaman membantu kelinci mencapai batas atas rentang usia itu.
Mengapa kelinci Himalayan punya telinga dan kaki berwarna gelap?
Warnanya berasal dari gen peka suhu yang hanya menghasilkan pigmen di bagian tubuh yang lebih dingin. Itu sebabnya hidung, telinga, kaki, dan ekornya gelap, sedangkan badannya yang lebih hangat tetap putih. Udara dingin bisa membuat titik lebih gelap, sedangkan udara panas bisa memudarkannya.
Bisakah kelinci Himalayan hidup bersama kelinci lain?
Bisa. Wataknya yang lunak membuat proses penyatuan menjadi pasangan atau kelompok kecil lebih mudah dibandingkan ras yang lebih teritorial, asalkan perkenalannya dilakukan perlahan dan kelinci sudah disterilkan atau dikastrasi.
Apakah kelinci Himalayan mudah didapat?
Himalayan termasuk ras yang lebih tua dan mapan, diakui oleh lembaga pencatatan ras kelinci besar dunia, sehingga tersedia lewat peternak hobi dan kontes kelinci. Ketersediaannya berbeda-beda tergantung daerah, dan tempat penampungan kadang punya kelinci dengan jenis atau corak serupa.
From the community
Ask about the HimalayanNo questions about the Himalayan yet. Be the first to ask.