United Pet Club
Merpati

Parlor Roller

Parlor Roller adalah merpati pertunjukan darat yang unik yang berguling jungkir balik ke belakang di sepanjang lantai alih-alih saat terbang.

Size
Kecil
Lifespan
10–15 years
Origin
Amerika Serikat
Temperament
Bersemangat
Standard colors
Hitam, Putih, dan Cokelat kusam bergaris and 2 more
Key Traits
BersemangatAktifPenasaranSuka bermain

Characteristics

Energy Level4
Trainability4
Good With Kids3
Good With Pets4
Grooming Needs2

Parlor Roller colors and patterns

What each club's breed standard says about every Parlor Roller color and pattern. Point at a ruling to see the club's own wording.

Breed standards describe the Parlor Roller in Hitam, Putih, Cokelat kusam bergaris, Merah, dan Kuning. Standard patterns: Polos.

Bulu burung: rulings by club
Color or patternNPA
HitamSesuai standar (“black, red, yellow, dun, white”)
PutihSesuai standar (“black, red, yellow, dun, white”)
Cokelat kusam bergarisSesuai standar (“black, red, yellow, dun, white”)
MerahSesuai standar (“black, red, yellow, dun, white”)
KuningSesuai standar (“black, red, yellow, dun, white”)
BiruAlternatif (“AOC's”)
Patterns
PolosSesuai standar (“black, red, yellow, dun, white”)
BerubanAlternatif (“AOC's”)
Kotak-kotakAlternatif (“AOC's”)
Garis sayapAlternatif (“AOC's”)
Bercak putihAlternatif (“AOC's”)
AlmonAlternatif (“AOC's”)
Mata: rulings by club
Color or patternNPA
MutiaraSesuai standar (“pearl colored”)
Kaki: rulings by club
Color or pattern
Merah

What the rulings mean

Sesuai standar
Described by the club's breed standard.
Alternatif
Registrable with the club but not described by its breed standard, such as an AKC alternate color.

Color changes

How a Parlor Roller's colors can change over its life.

  • Almonchanges toHitam

    Bulu burung · Progresif

  • Merahchanges toBiru

    Bulu burung · Seiring usia

Sources

Each ruling comes from the club's published breed standard or color list.

Tentang Parlor Roller

Parlor Roller adalah merpati pertunjukan asal Amerika berukuran kecil yang tidak bisa terbang, bergerak dengan jungkir balik mundur di atas tanah, bukan dengan mengudara.

Parlor Roller adalah merpati fancy kecil yang dipelihara untuk satu perilaku khas: berguling mundur di atas tanah lewat serangkaian jungkir balik cepat. Burung ini tidak bisa terbang tinggi. Satu putaran dimulai dari posisi berdiri, lalu merpati ini berguling dari ujung ke ujung di lantai kandang atau di area terbuka yang rata. Yang dinilai dalam ras ini adalah jarak tempuh guling, bukan ketinggian terbang.

Ras ini berasal dari Amerika Serikat dan dikembangkan dari galur merpati roller dan tumbler yang sudah ada sebelumnya. Parlor Roller termasuk kelompok merpati pertunjukan (performing pigeon), tempat sifat yang diburu adalah refleks berguling bawaan, bukan bulu untuk kontes kecantikan. Ukuran tubuhnya kecil, bentuknya kompak, dan kakinya pendek.

Parlor Roller adalah burung yang aktif dan penuh rasa ingin tahu. Peternak dan penggemar merpati sering menyebutnya lincah dan suka bermain, sesuai dengan gulingan energik yang menjadi tujuan pemuliaannya. Mereka cukup mudah ditangani dan menyesuaikan diri dengan kehidupan di kandang, tetapi memerlukan permukaan yang bersih dan bebas bahaya untuk berguling.

Fakta singkat Parlor Roller
CiriKeterangan
AsalAmerika Serikat
UkuranKecil
Usia harapan hidup10 hingga 15 tahun
Kelompok / peranMerpati pertunjukan (roller darat)
Cocok denganSesama merpati di kandang, penggemar berpengalaman, keluarga yang terbiasa merawat burung

Cocok untuk siapa

Parlor Roller cocok untuk penggemar yang menginginkan merpati pertunjukan, bukan merpati terbang atau balap. Karena tidak bisa terbang, burung ini tetap berada di tempat ia dilepas, sehingga risiko kehilangan yang biasa terjadi pada ras yang diterbangkan bebas tidak berlaku di sini. Ras ini cocok untuk hobiis dengan kandang yang aman dan permukaan berguling yang layak, serta bagi mereka yang tertarik pada genetika di balik sifat berguling ini.

Sejarah dan asal usul

Parlor Roller dikembangkan di Amerika Serikat dari galur merpati roller dan tumbler, diseleksi selama beberapa generasi untuk guling darat yang ekstrem, menggantikan kemampuan terbang.

Merpati domestik yang berjungkir balik di udara sudah dipelihara sejak berabad-abad lalu, dan merpati roller yang berputar mundur saat terbang sudah dikenal jauh sebelum Parlor Roller ada. Parlor Roller adalah keturunan dari keluarga besar merpati pertunjukan ini.

Peternak di Amerika Serikat menyeleksi bentuk ekstrem dari refleks berguling tersebut. Alih-alih berguling di udara, burung-burung pilihan ini berguling di tanah dan kehilangan kemampuan terbang. Dari generasi ke generasi sifat ini semakin menguat, sampai akhirnya ras ini hanya bisa tampil di permukaan yang rata.

Namanya berasal dari kebiasaan awal memamerkan burung ini di dalam ruangan, di atas lantai licin, tempat panjang gulingan bisa diukur dengan jelas. Kompetisi berpusat pada jarak guling: burung dilepas dari titik tertentu, dan panjang gulingan tanpa henti itu dicatat.

Parlor Roller tetap menjadi ras hobi yang khusus, dipelihara oleh penggemar merpati, bukan burung komersial atau burung kerja. Ras ini dijaga kelestariannya oleh penggemar merpati pertunjukan yang terus menyeleksi guling darat yang bersih dan panjang.

Penampilan

Parlor Roller adalah merpati kecil dan kompak dengan kaki pendek serta bentuk tubuh seimbang. Warna bulunya sangat beragam karena seleksi ras ini lebih mengutamakan kemampuan berguling daripada corak bulu.

Parlor Roller memiliki tubuh kecil dan bulat, kepala yang halus, dan leher pendek. Kakinya pendek dan posisinya rendah, yang membuat burung ini stabil saat berguling. Kesan keseluruhannya adalah merpati yang rapi dan seimbang, dibentuk untuk berguling berulang kali di tanah, bukan untuk dipamerkan di panggung kontes.

Karena ras ini dinilai dari kemampuannya tampil, bulunya tidak dibakukan pada satu corak tertentu. Burung ini muncul dalam banyak warna dan corak.

Penampilan umum
CiriKeterangan
TinggiPostur rendah dan kecil (panjang tubuh sekitar 25 hingga 30 cm)
BeratSekitar 250 hingga 350 g
BuluHalus, rapat menempel ke tubuh
WarnaBeragam, termasuk putih, hitam, merah, biru, dan corak campuran
MataBulat, warnanya mengikuti warna bulu

Bulu dan warna

Bulunya halus dan menempel rapat ke tubuh. Tidak ada satu warna pun yang menjadi ciri khas ras ini. Warna polos, corak check, garis (bar), dan corak pied semuanya muncul, karena peternak lebih mengutamakan sifat berguling daripada standar warna yang baku. Warna mata bervariasi dan cenderung mengikuti warna bulu.

Temperamen

Parlor Roller adalah burung yang aktif, penuh rasa ingin tahu, dan lincah, mudah ditangani serta betah di kandang, meski tetap membutuhkan ruang untuk menjalankan gulingannya.

Parlor Roller adalah merpati yang aktif dan waspada. Dorongan yang sama yang menghasilkan gulingan energiknya juga terlihat dalam perilaku sehari-hari: burung ini penasaran dengan lingkungan sekitarnya dan gerakannya cepat. Penggemar merpati sering menggambarkannya sebagai burung yang suka bermain dan lincah.

Terhadap manusia, Parlor Roller umumnya tenang saat ditangani setelah terbiasa dengan pemiliknya, dan tidak agresif. Terhadap sesama merpati di kandang, mereka bersifat sosial dan senang dipelihara berkelompok, seperti kebanyakan merpati domestik lainnya. Mereka tidak memiliki naluri berburu atau menjaga wilayah yang kuat terhadap hewan lain, tetapi sebagai burung kecil mereka rentan dan sebaiknya dijauhkan dari kucing dan anjing.

Ras ini tidak berisik, di luar suara berkotek lembut yang umum pada merpati. Sebagian besar karakternya justru terlihat lewat gerakan, bukan suara.

Penilaian sifat (1 = rendah, 5 = tinggi)
SifatNilai
Kasih sayang3
Energi5
Kemudahan dilatih2
Kebisingan2
Kerontokan bulu3

Perawatan

Parlor Roller memerlukan kandang bersih, permukaan datar yang aman untuk berguling, pemeriksaan rutin, dan perlindungan dari predator, karena burung ini tidak bisa terbang untuk menghindar dari bahaya.

Perawatan bulu dan kuku

  • Periksa kaki dan cakar secara rutin, karena kaki pendeknya bersentuhan langsung dengan tanah berulang kali saat berguling
  • Sediakan bak mandi dangkal dua hingga tiga kali seminggu agar bulunya tetap bersih
  • Periksa bulu dari kutu atau parasit lain dan obati bila perlu
  • Potong kuku yang terlalu panjang jika tidak aus dengan sendirinya

Latihan gerak

  • Sediakan waktu setiap hari di permukaan yang bersih, datar, dan bebas bahaya untuk berguling
  • Jaga agar area berguling bebas dari sudut tajam, celah, dan penghalang
  • Hindari lantai yang keras dan kasar karena bisa melukai burung selama gulingan panjang
  • Batasi sesi berguling yang terlalu lama agar burung tidak kelelahan atau cedera

Lingkungan

Tempatkan Parlor Roller di kandang yang aman, kering, dan berventilasi baik. Karena tidak bisa terbang, burung ini tidak bisa menghindar dari predator atau air yang naik, sehingga kandang harus benar-benar tahan predator di bagian bawah. Buat tenggeran yang rendah dan tambahkan jalur landai jika burung perlu berpindah tingkat. Jaga alas kandang tetap kering dan bersihkan lantainya secara rutin.

Nutrisi

Parlor Roller makan pakan standar merpati berupa biji-bijian dengan grit dan air bersih, disesuaikan dengan tingkat aktivitas dan tahap hidupnya.

Parlor Roller makan pakan dasar yang sama dengan merpati domestik lainnya: campuran biji-bijian seperti jagung, gandum, kacang polong, sorgum, dan milet. Berikan grit tak larut untuk membantu pencernaan, serta sumber kalsium terpisah, terutama untuk betina yang sedang berkembang biak. Air bersih dan segar harus selalu tersedia.

Burung yang aktif berguling menggunakan banyak energi, jadi berikan pakan secukupnya untuk menjaga kondisi tubuh yang sehat tanpa membuat burung kelebihan berat badan. Sesuaikan porsi dengan tingkat aktivitas dan cuaca.

Panduan pemberian pakan
Tahap hidupJumlah per hariJumlah pemberian
Piyik (bersama induk)Diberi makan oleh induk (susu tembolok, lalu biji-bijian)Sesuai kebutuhan
Muda / sedang tumbuhSekitar 30 hingga 40 g campuran biji-bijian2
Dewasa, pemeliharaan biasaSekitar 30 g campuran biji-bijian1 hingga 2
Dewasa dalam masa berkembang biakSekitar 40 hingga 50 g campuran biji-bijian2

Camilan dan suplemen

Sayuran hijau dan biji-bijian yang aman dalam jumlah kecil bisa diberikan sebagai camilan. Sediakan grit dan sumber kalsium (seperti cangkang tiram yang dihancurkan atau blok mineral) setiap saat. Suplemen vitamin dan elektrolit khusus merpati yang dilarutkan dalam air bisa membantu burung selama masa berkembang biak atau mabung, digunakan sesuai petunjuk.

Kesehatan

Parlor Roller umumnya kuat dan hidup 10 hingga 15 tahun dengan perawatan yang baik, tetapi rentan terhadap penyakit umum merpati dan butuh kandang bersih serta tahan predator.

Parlor Roller adalah ras yang kuat bila dipelihara dalam kondisi bersih dan kering. Dengan perawatan yang baik, burung ini umumnya hidup 10 hingga 15 tahun. Sebagian besar masalah kesehatannya sama dengan yang dialami merpati domestik pada umumnya, dan sebagian besar bisa dicegah lewat kebersihan, pengendalian parasit, dan karantina burung baru.

Karena burung ini berguling berulang kali di tanah, perhatikan lebih saksama bagian kaki, cakar, dan mata, yang menerima gesekan lebih banyak dibandingkan ras merpati yang terbang.

Gangguan kesehatan yang umum
GangguanGejalaCatatan
Trikomoniasis (canker)Benjolan kuning di tenggorokan, sulit menelanUmum pada merpati; bisa diobati bila ditangani sejak dini
KoksidiosisDiare, penurunan berat badan, lesuTerkait kandang yang kotor dan lembap
CacinganKondisi tubuh menurun, berat badan turunPemeriksaan tinja rutin dan pemberian obat cacing membantu
Parasit luarGatal, bulu rusakKutu dan tungau; obati burung dan kandang
Infeksi saluran pernapasanBersin, keluar cairan dari hidung, napas beratPerbaiki ventilasi; pisahkan burung yang sakit

Perawatan pencegahan

  • Jaga kandang tetap bersih, kering, dan berventilasi baik
  • Karantina burung baru atau burung yang baru kembali sebelum dicampur dengan yang lain
  • Lakukan pemeriksaan dan pengobatan parasit secara rutin
  • Sediakan air bersih dan pakan segar setiap hari
  • Jadwalkan pemeriksaan berkala dengan dokter hewan yang berpengalaman menangani burung atau merpati

Pelatihan

Parlor Roller berguling karena refleks bawaan, bukan hasil pelatihan, tetapi bisa dibiasakan pada titik pelepasan dan ditangani agar tampil aman di jalur yang diukur.

Perilaku khas Parlor Roller, yaitu guling mundur di tanah, adalah refleks bawaan, bukan keterampilan yang dipelajari. Sifat ini muncul lewat seleksi selama beberapa generasi; pemilik tidak bisa mengajari burung untuk berguling. Yang bisa dilakukan lewat penanganan adalah membentuk burung yang tenang dan mudah dikendalikan, sehingga tampil dengan andal saat dilepas.

Karena itu, pelatihan lebih berfokus pada pembiasaan dan keselamatan: membiasakan burung dengan penanganan, dengan titik pelepasannya, dan dengan permukaan tempat ia berguling. Rutinitas yang tenang dan konsisten paling cocok untuk burung kecil dan aktif seperti ini.

Dasar-dasar

  1. Tangani burung muda dengan lembut dan sesering mungkin agar terbiasa diangkat
  2. Kenalkan pada permukaan berguling dengan tenang
  3. Gunakan titik pelepasan yang konsisten agar burung terbiasa dengan rutinitasnya
  4. Buat sesi latihan singkat agar burung tidak kelelahan atau cedera
  5. Akhiri dengan suasana positif dan kembalikan burung ke kandang yang familiar baginya

Habitat dan kandang

Parlor Roller memerlukan kandang yang aman, kering, dan sepenuhnya tahan predator, dengan tenggeran rendah dan area datar yang bersih untuk berguling, karena burung ini tidak bisa terbang menghindar.

Parlor Roller hidup di kandang seperti merpati domestik lainnya, tetapi kandangnya punya satu syarat tambahan: karena tidak bisa terbang, kandang harus melindunginya di permukaan tanah. Burung ini tidak bisa naik ke tenggeran tinggi untuk menghindar dari predator atau air yang naik, sehingga kandang harus benar-benar aman dari bawah dan dari sisi-sisinya.

Sediakan ruang yang kering dan berventilasi baik, dengan tenggeran rendah, kotak sarang untuk pasangan, dan akses mudah antar tingkat. Tambahkan area datar yang bersih, baik di dalam ruangan atau di area luar yang terlindung, tempat burung bisa berguling dengan aman.

Spesifikasi kandang
ParameterRekomendasi
Jenis kandangKering, berventilasi, sepenuhnya tahan predator di permukaan tanah
TenggeranTenggeran rendah dan jalur landai; hindari lompatan tinggi
LantaiPermukaan berguling yang halus, bersih, dan bebas bahaya
Ruang per pasanganStandar kandang merpati ditambah area terbuka untuk berguling
Alas kandangSerasah kering, dibersihkan secara rutin
VentilasiAliran udara baik tanpa angin langsung

Daftar periksa persiapan kandang

  • Kawat kasa tahan predator dan pintu yang aman
  • Tenggeran rendah dan jalur landai yang cocok untuk burung yang tidak bisa terbang
  • Area berguling yang bersih, halus, datar, dan bebas penghalang
  • Kotak sarang untuk pasangan yang berkembang biak
  • Stasiun air dan pakan segar
  • Sumber grit dan kalsium yang tersedia setiap saat

Penetasan dan pengeraman

Telur Parlor Roller menetas dalam waktu sekitar 17 hingga 19 hari. Induk merpati biasanya mengerami dan menyuapi piyiknya, meski pengeraman buatan dimungkinkan dengan suhu dan kelembapan terkendali.

Seperti merpati domestik lainnya, Parlor Roller biasanya bertelur dua butir per periode bertelur, dan kedua induk berbagi tugas mengerami. Telur menetas dalam waktu sekitar 17 hingga 19 hari. Piyik yang baru menetas diberi susu tembolok yang dihasilkan oleh kedua induknya, sebelum beralih ke biji-bijian yang dilunakkan.

Sebagian besar peternak membiarkan induk mengerami dan membesarkan anaknya sendiri, karena merpati adalah induk yang penuh perhatian. Pengeraman buatan bisa dilakukan bila diperlukan, tetapi memerlukan kontrol suhu, kelembapan, dan pembalikan telur yang cermat, ditambah penyuapan piyik secara manual.

Panduan pengeraman
ParameterNilai
SuhuSekitar 37,5 C (99,5 F) dalam mesin tetas
KelembapanSekitar 55 hingga 60 persen, dinaikkan menjelang menetas
Hari17 hingga 19
Pembalikan telurBeberapa kali sehari sampai beberapa hari terakhir

Langkah-langkah penetasan

  1. Biarkan induk mengerami bila memungkinkan; campur tangan hanya jika sepasang induk gagal
  2. Untuk pengeraman buatan, jaga suhu dan kelembapan tetap stabil
  3. Balik telur beberapa kali sehari sampai beberapa hari sebelum menetas
  4. Hentikan pembalikan dan naikkan kelembapan menjelang penetasan
  5. Biarkan piyik yang baru menetas tidak terganggu agar mengering dan menguatkan diri
  6. Pastikan piyik diberi susu tembolok oleh induknya atau disuapi formula yang sesuai secara manual

Pertanyaan yang sering diajukan

Pertanyaan umum tentang merpati Parlor Roller, termasuk ukuran, temperamen, kebutuhan perawatan, usia harapan hidup, kecocokan, dan cara mendapatkannya.

Seberapa besar ukuran Parlor Roller?

Parlor Roller adalah merpati kecil dengan tubuh kompak dan posisi rendah, umumnya seberat 250 hingga 350 g dengan kaki pendek.

Bagaimana temperamen Parlor Roller?

Aktif, penuh rasa ingin tahu, dan lincah. Burung ini bersosialisasi baik dengan sesama merpati di kandang, tenang saat ditangani setelah terbiasa dengan pemiliknya, dan tidak agresif.

Apakah Parlor Roller sulit dirawat?

Perawatannya tergolong sedang. Pola makan dan rutinitas kandangnya sama seperti merpati pada umumnya, tetapi karena burung ini tidak bisa terbang, kandang harus sepenuhnya tahan predator di permukaan tanah dan memerlukan area berguling yang aman.

Benarkah Parlor Roller tidak bisa terbang?

Benar. Ras ini diseleksi untuk refleks berguling yang ekstrem dan bergerak dengan jungkir balik mundur di atas tanah, bukan dengan terbang. Ia menempuh jarak lewat gulingan, bukan dengan naik ke udara.

Parlor Roller cocok untuk siapa?

Cocok untuk hobiis yang menginginkan merpati pertunjukan, memiliki kandang yang aman, dan bisa menyediakan area datar yang bersih untuk berguling. Karena tetap berada di tempat, ras ini menghindari risiko kehilangan yang biasa terjadi pada ras yang diterbangkan bebas.

Di mana saya bisa mendapatkan Parlor Roller?

Parlor Roller dipelihara oleh penggemar merpati pertunjukan dan umumnya didapat lewat peternak khusus serta klub penggemar merpati, bukan dari toko hewan peliharaan pada umumnya.