United Pet Club
Angsa

Sebastopol

Angsa Sebastopol adalah ras hias yang menawan yang langsung dikenali dari bulu putihnya yang panjang dan keriting serta perangainya yang ramah dan lembut.

Size
Sedang
Lifespan
10–15 years
Origin
Britania Raya
Temperament
Lembut
Standard colors
Putih dan Kuning gading tua
Key Traits
LembutTenangRamahJinak

Characteristics

Energy Level2
Trainability2
Good With Kids3
Good With Pets2
Grooming Needs3

Sebastopol colors and patterns

What each club's breed standard says about every Sebastopol color and pattern. Point at a ruling to see the club's own wording.

Breed standards describe the Sebastopol in Putih dan Kuning gading tua. Standard patterns: Polos.

Bulu burung: rulings by club
Color or patternAPAPCGBEEBWA
PutihSesuai standar (“White”)Sesuai standar (“Most Sebastopols in the UK are white”)Sesuai standar (“weiß”)Sesuai standar (“Most Sebastopols in the UK are white”)
Kuning gading tuaNo rulingSesuai standar (“there is also a buff variety”)Sesuai standar (“buff”)Sesuai standar (“there is also a buff variety”)
Abu-abuNo rulingNo rulingNo rulingNo ruling
Patterns
PolosSesuai standar (“White”)Sesuai standar (“Most Sebastopols in the UK are white; there is also a buff variety”)Sesuai standar (“weiß; buff”)Sesuai standar (“Most Sebastopols in the UK are white; there is also a buff variety”)
Bercak putihNo rulingNo rulingNo rulingNo ruling
Mata: rulings by club
Color or pattern
Biru
Paruh: rulings by club
Color or pattern
Oranye
Kaki: rulings by club
Color or pattern
Oranye
Cangkang telur: rulings by club
Color or pattern
Putih

What the rulings mean

Sesuai standar
Described by the club's breed standard.

Color changes

How a Sebastopol's colors can change over its life.

  • Abu-abuchanges toPutih

    Bulu burung · Seiring usia

Sources

Each ruling comes from the club's published breed standard or color list.

Tentang angsa Sebastopol

Angsa Sebastopol adalah angsa hias berukuran sedang dari Britania Raya, dikenal dengan bulu putih panjang yang menggulung dan sifatnya yang tenang serta ramah.

Angsa Sebastopol adalah angsa peliharaan hias yang dikenali dari bulu putihnya yang lembut dan menggulung, menjuntai menutupi tubuh hingga hampir menyentuh tanah. Bulu panjang yang berpilin di punggung, sayap, dan sisi tubuh membedakannya dari semua ras angsa lain, menghasilkan siluet yang terkesan berbulu dan mengembang.

Ini adalah ras berukuran sedang, lebih ringan dari angsa pedaging yang besar. Angsa dewasa memiliki bobot sekitar 5 hingga 7 kilogram. Mata biru cerah, paruh oranye, dan kaki oranye membentuk kontras yang khas dengan bulu putihnya.

Ras ini memiliki temperamen tenang dan jinak. Angsa Sebastopol bersikap ramah kepada pemilik yang sering berinteraksi dengannya, dan pada umumnya lebih tenang dibandingkan banyak ras angsa peternakan. Itulah sebagian alasan mereka lebih sering dipelihara sebagai hewan peliharaan dan burung pameran daripada untuk produksi.

Fakta singkat angsa Sebastopol
AtributDetail
AsalBritania Raya
UkuranSedang (sekitar 5 hingga 7 kg)
Umur10 hingga 15 tahun
Kelompok / peranAngsa hias dan pameran; burung pendamping
Cocok denganPemilik yang telaten, unggas air lain, lingkungan kawanan yang tenang

Cocok untuk siapa

Angsa Sebastopol cocok bagi pemilik yang menginginkan angsa yang tidak biasa dan jinak untuk kawanan di kebun, peternakan kecil, atau arena pameran. Bulu yang menggulung memerlukan lingkungan bersih dan kering serta akses air mandi, sehingga ras ini sesuai untuk pemilik yang dapat memberikan perawatan rutin. Ras ini kurang cocok bagi mereka yang membutuhkan burung penghasil daging atau telur, karena ini pertama-tama adalah ras hias.

Sejarah dan asal-usul

Angsa Sebastopol berkaitan dengan kawasan Eropa Tenggara dan Laut Hitam, lalu dikembangkan dan dibakukan melalui peternakan unggas di Britania Raya.

Angsa Sebastopol mengambil namanya dari pelabuhan Sevastopol di Laut Hitam, dan ras ini terkait dengan populasi angsa di Eropa Tenggara serta kawasan sekitarnya. Ciri bulu menggulung yang mendefinisikan ras ini sudah muncul dalam kawanan tersebut sebelum burung-burung ini menyebar ke barat ke dalam dunia peternakan unggas Eropa.

Pada abad ke-19, ras ini tiba di Eropa Barat dan Britania Raya, tempat angsa dibudidayakan karena keindahan bulunya alih-alih untuk daging atau telur. Para peternak Inggris menyeleksi bulu yang panjang, lembut, dan menggulung, serta warna putih yang kemudian menjadi bentuk yang diakui.

Angsa Sebastopol kemudian dimasukkan ke dalam standar unggas ketika asosiasi ras secara resmi mendokumentasikan deskripsi unggas air. Dua jenis bulu diakui dalam ras ini: bentuk keriting atau menggulung dengan bulu panjang yang menjuntai, dan bentuk dada halus yang bulunya rata di bagian dada sementara punggung dan sisi tubuh tetap menggulung.

Saat ini angsa Sebastopol dipelihara di seluruh dunia sebagai angsa pameran dan pendamping. Ini tetap merupakan ras khusus yang dihargai karena penampilannya, dan populasi peternakannya sebagian besar dipertahankan oleh para penghobi dan pecinta unggas air.

Penampilan

Angsa Sebastopol adalah angsa putih berukuran sedang yang dicirikan oleh bulu panjang, lembut, dan menggulung, mata biru cerah, serta paruh dan kaki berwarna oranye.

Ciri paling khas dari angsa Sebastopol adalah bulunya. Bulu di punggung, sayap, dan sisi tubuh panjang, lembut, dan menggulung, kadang berpilin dan menjuntai hingga tanah. Kerutan ini membuat burung terlihat lebih besar dan lebih bulat dari rangka tubuhnya yang sebenarnya. Batang bulu bersifat lentur, itulah mengapa bulu yang menggulung jatuh dalam lipatan-lipatan longgar alih-alih membentuk sayap yang kaku.

Kepala dan leher memiliki bulu yang lebih pendek dan lebih halus. Paruh berwarna oranye, kaki dan kaki berselaput berwarna oranye, serta mata berwarna biru jernih. Warna standar adalah putih murni, meski ada warna krem dan warna lain pada beberapa kawanan.

Referensi standar ras
CiriDeskripsi
TinggiSekitar 60 hingga 75 cm diukur ke kepala saat berdiri
Berat5 hingga 7 kg; jantan lebih berat dari betina
BuluBulu panjang, lembut, menggulung (bentuk keriting dan dada halus)
WarnaPutih (standar); krem dan abu-abu dijumpai pada beberapa garis keturunan
MataBiru cerah

Bulu dan warna

Pada bentuk keriting atau menggulung, bulu di seluruh tubuh memanjang dan terpilin, dan sayap tidak dapat dilipat rapat sehingga kemampuan terbang terbatas. Pada bentuk dada halus, bulu dada terbaring rata dan rapi sementara bulu punggung dan sisi tubuh tetap menggulung. Putih adalah warna pameran yang diakui, dengan paruh dan kaki oranye serta mata biru sebagai penanda ras yang konsisten.

Temperamen

Angsa Sebastopol bersifat ramah, jinak, tenang, dan penurut, sehingga populer sebagai burung pendamping dan pameran.

Angsa Sebastopol memiliki temperamen yang jinak dan stabil. Burung yang dibesarkan dengan kontak manusia secara teratur menjadi jinak dan toleran terhadap sentuhan, dan itulah salah satu alasan ras ini dipelihara sebagai hewan peliharaan dan dipamerkan. Secara umum, ras ini lebih tenang dan tidak agresif dibandingkan banyak ras angsa peternakan.

Kepada anggota keluarga, ras ini ramah dan sering mengikuti orang yang sudah dikenalnya di sekitar halaman. Kepada orang asing, angsa Sebastopol mungkin awalnya waspada dan bisa mengeluarkan suara alarm, meski jarang menjadi agresif. Dengan unggas air lain, biasanya angsa ini menyesuaikan diri dalam kawanan tanpa masalah, dan angsa lebih baik dipelihara berpasangan atau dalam kelompok kecil daripada sendirian. Selama musim kawin, pejantan bisa menjadi lebih protektif terhadap pasangan dan sarangnya.

Penilaian sifat (1 = rendah, 5 = tinggi)
SifatNilai
Kasih sayang4
Energi3
Kemampuan dilatih3
Tingkat suara3
Kerontokan bulu3

Perawatan

Angsa Sebastopol membutuhkan kandang yang bersih dan kering, air mandi secara teratur, serta perhatian ekstra pada bulu yang menggulung karena lebih mudah kotor dan kusut dibandingkan bulu lurus.

Bulu yang menggulung pada angsa Sebastopol memerlukan perhatian lebih dibandingkan bulu angsa berpenampilan halus. Karena bulu menjuntai dan memerangkap kotoran, burung membutuhkan tanah yang bersih dan akses air mandi agar dapat merawat bulunya sendiri dan menjaga bulu bebas dari lumpur.

Perawatan bulu

  • Sediakan air mandi yang bersih agar burung dapat mandi dan merawat bulu; ini adalah cara utama agar bulu tetap dalam kondisi baik.
  • Periksa bulu panjang yang menjuntai terhadap lumpur yang mengeras, kotoran, dan kusutan, terutama saat cuaca basah.
  • Periksa bulu di sekitar kloaka dan kaki secara rutin karena bulu yang menjuntai bisa kusut di area tersebut.
  • Jaga alas kandang tetap kering untuk mencegah bulu kotor dan masalah kulit.

Olahraga

  • Izinkan akses harian ke area penggembalaan; angsa mencari makan di rumput sepanjang hari.
  • Berikan ruang untuk berjalan dan berenang, yang menjaga kesehatan kaki.
  • Perlu diperhatikan bahwa bentuk berkeriting tidak dapat terbang dengan baik, sehingga pagar dapat lebih rendah dibandingkan untuk unggas air yang bisa terbang, tetapi tetap memerlukan batas tahan predator.

Lingkungan

Sediakan kandang yang kering dan bebas angin dengan alas bersih untuk perlindungan malam dari predator dan cuaca. Kolam, bak, atau kolam dangkal untuk mandi penting untuk kondisi bulu. Keteduhan diperlukan saat cuaca panas, dan bulu yang menjuntai sebaiknya tidak terus-menerus bersentuhan dengan tanah yang basah atau berlumpur.

Nutrisi

Angsa Sebastopol berkembang dengan baik dari penggembalaan rumput yang dilengkapi pakan unggas air atau unggas formulasi, dengan kerikil dan air bersih yang selalu tersedia.

Angsa adalah hewan pemakan rumput, dan sebagian besar pakan angsa Sebastopol berasal dari rumput dan hijauan lain. Pelet unggas air atau unggas formulasi melengkapi penggembalaan, dengan kadar protein disesuaikan dengan tahap kehidupan burung. Anak angsa memerlukan pakan awal berprotein tinggi, burung yang sedang tumbuh beralih ke ransum grower, dan angsa dewasa berkembang baik dengan pakan perawatan atau pakan peternakan. Sediakan kerikil tidak larut untuk membantu ampela menggiling rumput, dan selalu tersedia air minum bersih.

Panduan pemberian pakan umum
Tahap kehidupanJumlah per hariFrekuensi
Anak angsa (0 hingga 3 minggu)Pakan starter diberikan ad libitumSelalu tersedia
Tumbuh (3 minggu hingga usia bertelur)Ransum grower ditambah penggembalaan2 kali
Dewasa perawatanSekitar 150 hingga 250 g pelet ditambah penggembalaan1 hingga 2 kali
Dewasa peternakanRansum peternakan ditambah penggembalaan2 kali

Camilan dan suplemen

Sayuran berdaun, selada, dan sayuran cincang cocok sebagai camilan dalam jumlah sedang. Niasin penting untuk pertumbuhan unggas air, sehingga anak angsa lebih baik diberi ransum yang diformulasikan untuk bebek dan angsa daripada pakan anak ayam standar. Camilan sebaiknya hanya menjadi bagian kecil dari pakan agar burung tetap merumput dan memakan ransum seimbangnya.

Kesehatan

Angsa Sebastopol umumnya tahan lama dan hidup 10 hingga 15 tahun, namun bulu yang menjuntai dan kebutuhan unggas air menuntut perhatian pada kebersihan bulu, niasin, dan kesehatan kaki.

Angsa Sebastopol adalah ras yang umumnya kuat dengan umur khas 10 hingga 15 tahun jika dikandangkan dan diberi pakan dengan baik. Sebagian besar masalah kesehatan berkaitan dengan manajemen, bukan penyakit bawaan. Bulu yang menggulung memerangkap kelembapan dan kotoran, sehingga kebersihan bulu dan kulit lebih penting dibandingkan angsa berpenampilan halus, dan berkurangnya daya tahan air pada bulu berarti burung lebih mudah kedinginan jika tidak bisa mengering.

Kondisi yang umum dijumpai
KondisiTandaCatatan
Kekurangan niasinKaki lemah atau bengkok pada anak angsa, pertumbuhan burukCegah dengan pakan berformula untuk unggas air
BumblefootBengkak dan pincang pada telapak kakiTerkait dengan alas keras atau kotor; jaga kebersihan lantai
Bulu kusut atau kotorBulu menjuntai yang mengeras dengan lumpur, iritasi kulitSediakan air mandi dan alas kering
Parasit luarMenggaruk, kerusakan buluPeriksa kulit dan tangani sesuai saran dokter hewan
Stres panasTerengah-engah, lesu saat cuaca panasSediakan keteduhan dan air mandi

Perawatan pencegahan

  • Sediakan kandang yang bersih dan kering, serta ganti alas secara rutin.
  • Berikan ransum unggas air yang cukup niasin, terutama untuk anak angsa.
  • Sediakan air mandi dan periksa bulu menjuntai terhadap kusutan.
  • Periksa kaki untuk mendeteksi pembengkakan, luka, atau bumblefoot.
  • Jaga area penggembalaan bebas dari jamur, benda tajam, dan limbah yang menggenang.

Habitat dan kandang

Angsa Sebastopol membutuhkan kandang yang kering dan tahan predator, area penggembalaan, dan air mandi, dengan perlindungan ekstra karena bulu yang menggulung menawarkan ketahanan cuaca yang lebih rendah.

Angsa Sebastopol dipelihara di luar ruangan dengan akses penggembalaan dan kandang yang aman. Mereka memerlukan kandang yang kering dan bebas angin di malam hari untuk melindungi dari predator seperti rubah dan dari cuaca dingin dan basah. Kolam, bak, atau kolam dangkal memungkinkan burung mandi dan menjaga bulu tetap bersih. Karena bulu yang menggulung menyerap air lebih sedikit, tempat berlindung dan kemampuan untuk mengering lebih penting bagi ras ini dibandingkan angsa berpenampilan halus.

Spesifikasi kandang
ParameterRekomendasi
Ruang kandangSekitar 0,5 hingga 1 m2 lantai per ekor
Area penggembalaanArea rumput yang luas; angsa merumput sebagian besar hari
Air mandiKolam, bak, atau kolam yang cukup dalam untuk mencelupkan kepala dan mandi
AlasJerami atau sekam kering, diganti secara rutin
PagarTahan predator; bentuk keriting tidak pandai terbang sehingga tinggi pagar bisa lebih rendah

Daftar periksa pengaturan

  • Kandang malam yang aman, kering, bebas angin
  • Area penggembalaan bersih berumput
  • Air mandi yang dapat dijaga kebersihannya
  • Alas kering dan keteduhan untuk cuaca panas
  • Pagar tahan predator di sekitar area pemeliharaan
  • Teman kawanan, karena angsa lebih baik hidup berpasangan atau berkelompok

Penetasan dan inkubasi

Telur angsa Sebastopol menetas dalam sekitar 28 hingga 34 hari, baik di bawah angsa betina mengeram maupun dalam inkubator, dan memerlukan kontrol suhu, kelembapan, serta pembalikan.

Telur angsa Sebastopol dapat ditetaskan di bawah angsa betina mengeram atau dalam inkubator. Telur angsa berukuran besar dengan cangkang dan membran yang tebal, sehingga memerlukan kelembapan lebih tinggi daripada telur ayam dan mendapat manfaat dari pendinginan serta pengabutan selama inkubasi, yang meniru apa yang dilakukan angsa betina saat meninggalkan sarang. Inkubasi berlangsung sekitar 28 hingga 34 hari. Kesuburan bisa bervariasi, sehingga mengambil telur dari pasangan peternakan yang sehat dan dalam kondisi baik meningkatkan hasil.

Panduan inkubasi
ParameterPengaturan
SuhuSekitar 37,5 C dalam inkubator aliran udara paksa
KelembapanSekitar 50 hingga 55 persen, ditingkatkan pada hari-hari terakhir
HariSekitar 28 hingga 34
PembalikanMinimal 4 hingga 6 kali sehari hingga 3 hari terakhir

Langkah-langkah penetasan

  1. Pilih telur bersih dan berbentuk baik dari induk yang sehat, simpan dengan ujung runcing menghadap ke bawah sebelum dimasukkan.
  2. Atur inkubator ke sekitar 37,5 C dan stabilkan suhu serta kelembapan sebelum memasukkan telur.
  3. Balik telur beberapa kali sehari dan, mulai minggu kedua, dinginkan dan semprot tipis setiap hari.
  4. Candling telur untuk memeriksa perkembangan dan singkirkan yang bening atau berhenti berkembang.
  5. Hentikan pembalikan sekitar 3 hari sebelum tanggal perkiraan, naikkan kelembapan, dan biarkan anak angsa menetas tanpa bantuan.
  6. Biarkan anak angsa di inkubator hingga kering, lalu pindahkan ke brooder yang hangat dengan pakan starter unggas air dan air bersih.

Pertanyaan yang sering diajukan

Pertanyaan umum tentang angsa Sebastopol mencakup ukurannya, temperamen, kebutuhan perawatan, umur panjang, kesesuaian sebagai hewan peliharaan, dan cara mendapatkannya.

Seberapa besar angsa Sebastopol tumbuh?

Angsa Sebastopol adalah ras berukuran sedang. Angsa dewasa memiliki bobot sekitar 5 hingga 7 kilogram, dengan pejantan lebih berat dari betina. Bulu panjang yang menggulung membuat burung terlihat lebih besar dari rangka tubuhnya yang sebenarnya.

Apakah angsa Sebastopol ramah?

Ya. Ras ini dikenal dengan temperamen yang ramah, jinak, tenang, dan penurut. Burung yang dibesarkan dengan penanganan rutin menjadi jinak dan populer sebagai angsa pendamping dan pameran.

Apakah angsa Sebastopol sulit dirawat?

Mereka memerlukan perhatian bulu lebih banyak dibandingkan angsa berpenampilan halus karena bulu yang menggulung memerangkap kotoran dan kelembapan. Sediakan air mandi bersih, alas kering, dan tempat berlindung, dan ras ini secara umum mudah dipelihara.

Berapa lama angsa Sebastopol hidup?

Dengan kandang dan pakan yang baik, angsa Sebastopol biasanya hidup 10 hingga 15 tahun.

Bisakah angsa Sebastopol terbang?

Bentuk berkeriting terbang dengan buruk karena bulu mencegah sayap dilipat dan diangkat dengan benar, sehingga pagar dapat lebih rendah dibandingkan untuk unggas air yang bisa terbang. Mereka tetap memerlukan batas tahan predator.

Apakah angsa Sebastopol hewan peliharaan yang baik?

Mereka termasuk angsa hias yang paling populer dipelihara sebagai hewan peliharaan karena sifatnya yang tenang dan bulunya yang tidak biasa. Paling baik dipelihara berpasangan atau dalam kelompok kecil dengan akses harian ke area penggembalaan dan air mandi.

Di mana saya bisa mendapatkan angsa Sebastopol?

Angsa Sebastopol adalah ras khusus yang terutama dipelihara oleh penghobi dan peternak unggas air. Biasanya diperoleh dari peternak yang memelihara garis keturunan berkeriting, bukan dari pemasok pertanian umum.