Pygora
Pygora adalah kambing serat Amerika kecil yang ramah, persilangan Pygmy-Angora yang dikembangbiakkan untuk menghasilkan bulu yang lembut dan serbaguna.
- Size
- Kecil
- Lifespan
- 12–15 years
- Origin
- Amerika Serikat
- Temperament
- Ramah
- Standard colors
- Hitam, Putih, dan Abu-abu and 2 more
Characteristics
Pygora colors and patterns
What each club's breed standard says about every Pygora color and pattern. Point at a ruling to see the club's own wording.
Breed standards describe the Pygora in Hitam, Putih, Abu-abu, Cokelat, dan Karamel. Standard patterns: Polos dan Agouti.
| Color or pattern | PYGORA BA |
|---|---|
| Hitam | Sesuai standar (“solid black / Black / Solid Black”) |
| Putih | Sesuai standar (“solid white”) |
| Abu-abu | Sesuai standar (“Light Grey Agouti / Medium Grey Agouti / Dark Grey Agouti”) |
| Cokelat | Sesuai standar (“Brown Caramel / Brown Agouti”) |
| Karamel | Sesuai standar (“caramels”) |
| Patterns | |
| Polos | Sesuai standar (“solid black or solid white”) |
| Agouti | Sesuai standar (“agoutis”) |
What the rulings mean
- Sesuai standar
- Described by the club's breed standard.
Sources
Each ruling comes from the club's published breed standard or color list.
Tentang kambing Pygora
Pygora adalah kambing serat kecil asal Amerika Serikat, hasil silangan kambing Pygmy dan Angora, menghasilkan bulu lembut yang mudah dipintal dari hewan yang tenang dan mudah diurus.
Pygora adalah kambing serat berukuran kecil dari Amerika Serikat. Kambing ini tercipta dari perkawinan silang antara kambing Pygmy dan kambing Angora, dua bangsa kambing yang dipilih karena keunggulannya yang saling melengkapi. Pygmy menyumbang tubuh yang ringkas serta sifat yang tenang dan ramah. Angora menyumbang mohair yang panjang dan berkilau. Hasilnya adalah kambing yang cocok untuk lahan sempit namun tetap menghasilkan bulu yang layak dicukur.
Pygora dipelihara terutama untuk seratnya, yang disukai para pemintal dan perajin tangan karena kelembutan dan variasinya. Satu ekor kambing bisa menghasilkan salah satu dari tiga jenis bulu, mulai dari yang halus menyerupai kasmir hingga yang keriting menyerupai mohair, dengan banyak individu berada di antara keduanya. Karena ukurannya kecil dan wataknya stabil, bangsa ini juga cocok bagi orang yang menginginkan kambing sebagai teman peliharaan, bukan sebagai ternak komersial.
Pygora dewasa bertubuh pendek dan jauh lebih ringan dibanding kambing perah atau kambing potong, sehingga lebih mudah ditangani, dicukur, dan diangkut dibanding kambing besar. Mereka adalah hewan kawanan yang suka bersosialisasi dan tidak boleh dipelihara sendirian.
| Ciri | Keterangan |
|---|---|
| Asal usul | Amerika Serikat |
| Ukuran | Kecil |
| Usia harapan hidup | 12 hingga 15 tahun |
| Kelompok atau peran | Kambing serat, juga dipelihara sebagai hewan peliharaan |
| Cocok dengan | Keluarga, peternak skala kecil, dan sesama kambing |
Cocok untuk siapa
Pygora cocok untuk pemintal tangan, penghobi produksi serat, dan peternak skala kecil dengan lahan terbatas. Wataknya yang tenang membuatnya menjadi pilihan yang wajar bagi keluarga dengan anak-anak, asalkan orang dewasa yang mengurus pakan dan pagar. Orang yang hanya ingin memelihara satu ekor kambing sebaiknya tetap menyediakan minimal dua ekor, sebab kambing yang sendirian akan mengalami stres.
Sejarah dan asal usul
Pygora dikembangkan di Oregon pada tahun 1980-an oleh Katharine Jorgensen, yang menyilangkan kambing Pygmy dan Angora, dan sebuah asosiasi bangsa dibentuk pada tahun 1987.
Pygora tergolong bangsa kambing yang masih muda dengan asal usul Amerika yang tercatat jelas. Kambing ini dikembangkan di Oregon pada awal tahun 1980-an oleh Katharine Jorgensen, yang bertujuan menggabungkan ukuran kecil kambing Pygmy dengan bulu kambing Angora. Tujuannya adalah menciptakan kambing yang bisa ditangani dan dicukur sendiri di rumah, namun tetap menghasilkan serat dalam jumlah yang berarti.
Kedua bangsa induk memiliki sejarah panjang masing-masing sebelum disilangkan. Angora, yang dipelihara untuk mohairnya, berasal dari wilayah Ankara di Turki saat ini dan diimpor ke Amerika Serikat pada abad kesembilan belas. Pygmy berasal dari kambing kecil Afrika Barat yang dibawa ke Amerika Utara, dan di sana ia menjadi populer sebagai hewan yang tangguh dan berbadan ringkas.
Dengan menggabungkan keduanya, Jorgensen menghasilkan keturunan yang bulunya lebih lembut dan halus dibanding Angora murni, pada tubuh seukuran Pygmy. Minat di kalangan penggemar serat pun menyebar, dan Pygora Breeders Association didirikan pada tahun 1987 untuk mendaftarkan hewan dan menetapkan standar bangsa.
Standar tersebut membatasi seberapa besar proporsi keturunan Pygmy dan Angora yang boleh dimiliki seekor Pygora terdaftar, sehingga bangsa ini tetap berada dalam kisaran yang telah ditentukan alih-alih perlahan bergeser kembali ke salah satu induknya. Saat ini Pygora paling banyak dijumpai di Amerika Serikat dan sebagian besar dipelihara oleh pemintal tangan serta peternakan serat berskala kecil.
Penampilan dan standar bangsa
Pygora adalah kambing berbadan ringkas dengan bulu yang terbagi dalam tiga jenis resmi, mulai dari yang halus menyerupai kasmir hingga yang panjang dan keriting menyerupai mohair.
Pygora adalah kambing kecil dengan proporsi tubuh yang seimbang, moncong lebar, telinga tegak atau sedikit condong ke belakang, dan kerangka kokoh warisan dari leluhur Pygmy-nya. Baik jantan maupun betina bisa bertanduk, meskipun sebagian anak kambing menjalani proses disbudding atau penghilangan tunas tanduk. Ciri paling khas adalah bulunya, yang menutupi hampir seluruh tubuh dan bisa tampak sangat lebat sebelum dicukur.
| Ciri | Kisaran umum |
|---|---|
| Tinggi | Sekitar 46 hingga 56 cm (18 hingga 22 inci) di bahu |
| Berat | Sekitar 29 hingga 41 kg (65 hingga 90 pon) |
| Bulu | Bulu termasuk salah satu dari tiga jenis: Tipe A (menyerupai mohair), Tipe B (campuran), Tipe C (menyerupai kasmir) |
| Warna | Putih, hitam, cokelat, abu-abu, dan corak campuran |
| Mata | Pupil berbentuk celah horizontal, umumnya cokelat |
Bulu dan warna
Bulu Pygora digolongkan ke dalam tiga tipe. Tipe A panjang dan berkilau dengan ikal atau gelombang, paling mendekati mohair Angora. Tipe C pendek, halus, dan hangat, paling mendekati kasmir. Tipe B merupakan campuran di antara keduanya yang menunjukkan ciri kedua tipe tersebut. Serat ini disukai karena kelembutannya dan mudah menyerap pewarna.
Warna yang ada meliputi putih, hitam, cokelat, abu-abu, serta berbagai corak campuran dan gradasi. Bulu putih paling umum karena mudah diwarnai, tetapi Pygora berwarna juga dipelihara untuk seratnya yang alami. Sebagian besar kambing dicukur dua kali setahun, sebelum bulunya mulai rontok secara alami.
Watak dan perilaku
Pygora adalah kambing yang ramah, lembut, dan tenang, dekat dengan pengasuhnya, akur dengan sesama kambing, dan umumnya mudah ditangani.
Pygora dikenal sebagai salah satu kambing serat dengan watak paling stabil. Sebagian besar bersikap ramah terhadap manusia, tenang saat ditangani, dan penasaran tanpa bersikap agresif. Banyak yang menjalin kedekatan dengan orang yang memberi makan dan merawatnya, bahkan mengikuti orang tersebut berkeliling kandang.
Terhadap anggota keluarga, termasuk anak-anak, Pygora biasanya bersikap lembut, meskipun tanduknya membuat pengawasan terhadap anak kecil tetap perlu. Terhadap orang asing mereka cenderung berhati-hati pada awalnya dan mulai terbuka setelah merasa nyaman. Terhadap sesama kambing mereka bersifat sosial dan tumbuh paling baik dalam kelompok kecil, di mana mereka menempati posisi dalam hierarki kawanan tanpa banyak konflik.
Mereka suka bermain, terutama saat masih anak-anak, dan senang memanjat batang kayu, tunggul pohon, atau platform rendah. Suaranya tergolong sedang. Mereka bersuara saat waktu makan atau ketika terpisah dari kawanan, tetapi bukan tipe yang berisik terus-menerus. Pygora yang bosan atau kesepian bisa menjadi stres dan lebih sering bersuara, sehingga kebersamaan dan sedikit stimulasi membantu menjaga mereka tetap tenang.
| Sifat | Nilai |
|---|---|
| Kasih sayang | 4 |
| Energi | 3 |
| Kemudahan dilatih | 3 |
| Kecenderungan bersuara | 2 |
| Kerontokan bulu | 3 |
Perawatan dan grooming
Pygora membutuhkan perawatan bulu rutin, pencukuran dua kali setahun, waktu bermain di luar setiap hari, pagar yang aman, dan kandang yang kering.
Karena Pygora adalah bangsa penghasil serat, perawatan bulu menjadi bagian rutinitas yang lebih besar dibanding kambing pada umumnya. Bulunya bisa kusut dan menjebak kotoran, sehingga perlu diperhatikan sepanjang musim pertumbuhan, di samping pencukuran dua kali setahun.
Grooming
- Sisir atau bersihkan bulu secara rutin untuk menghilangkan jerami, biji-bijian liar, dan kusutan
- Cukur kira-kira dua kali setahun, sebelum rontok alami di musim semi dan musim gugur
- Potong kuku setiap 6 hingga 8 minggu
- Periksa kulit dan bulu dari kutu atau tungau saat grooming
- Jaga agar bulu tetap kering, karena serat basah dan kusut kehilangan nilai dan bisa melukai kulit
Latihan fisik
- Sediakan akses harian ke padang atau kandang berpagar untuk merumput dan bergerak
- Sediakan batang kayu, tunggul pohon, atau platform kokoh untuk dipanjat
- Pelihara minimal dua ekor kambing agar mereka bisa berinteraksi dan tetap aktif
- Hindari mengurung kambing dalam kandang sempit dalam waktu lama
Lingkungan
Pygora membutuhkan pagar yang aman, sebab kambing suka menguji batas dan bisa menyelinap lewat celah sempit. Mereka membutuhkan kandang yang kering dan bebas angin untuk malam hari serta cuaca buruk, dengan alas tidur yang bersih. Mereka cukup tahan terhadap udara dingin saat bulunya lebat, tetapi perlu dilindungi dari hujan dan angin berkepanjangan, terutama setelah dicukur ketika lapisan pelindungnya masih tipis.
Nutrisi dan pemberian pakan
Pygora tumbuh baik dengan hijauan dan pakan browsing berkualitas, ditambah rumput kering, mineral khusus kambing, dan sedikit biji-bijian hanya saat bunting atau menyusui.
Pygora adalah hewan browser yang tumbuh paling baik dengan pola makan berbasis hijauan. Padang rumput, dedaunan, semak, dan rumput kering berkualitas baik seharusnya menjadi sebagian besar makanannya. Kambing adalah pemakan yang selektif dan akan memilih tanaman paling bergizi bila diberi kesempatan. Air bersih harus selalu tersedia, dan campuran mineral lepas khusus kambing sebaiknya disediakan secara bebas untuk memasok tembaga dan nutrisi lain yang dibutuhkan kambing.
| Tahap hidup | Jumlah per hari | Waktu makan |
|---|---|---|
| Kambing dewasa (pemeliharaan) | Rumput kering atau padang rumput bebas, ditambah mineral lepas | Hijauan sepanjang hari, mineral bebas |
| Induk bunting atau menyusui | Hijauan ditambah sedikit ransum biji-bijian sesuai anjuran | 2 kali pemberian biji-bijian dalam porsi kecil, ditambah hijauan |
| Anak kambing yang sedang tumbuh | Hijauan ditambah ransum pertumbuhan terbatas | 2 kali pemberian ditambah hijauan |
Camilan dan suplemen
Sedikit wortel, apel, atau produk lain yang aman bagi kambing bisa diberikan sebagai camilan sesekali, tetapi jumlahnya harus tetap kecil dalam keseluruhan pola makan. Pemberian biji-bijian berlebihan menyebabkan obesitas dan gangguan pencernaan. Mineral lepas khusus kambing, dan di beberapa daerah suplemen selenium, mungkin dianjurkan oleh dokter hewan setempat berdasarkan kondisi tanah.
Kesehatan dan gangguan umum
Pygora umumnya kuat dan hidup sekitar 12 hingga 15 tahun, tetapi tetap membutuhkan pengendalian parasit, perawatan kuku, dan perlindungan dari penyakit umum kambing.
Pygora tergolong bangsa yang cukup kuat dengan usia harapan hidup sekitar 12 hingga 15 tahun bila dirawat dengan baik. Sebagian besar masalah kesehatannya sama dengan yang umum dialami kambing pada umumnya, dan sebagian besar bisa dikendalikan dengan perawatan rutin, pengendalian parasit, dan nutrisi yang baik. Ukurannya yang kecil membuat penanganan dan pemeriksaan lebih mudah dibanding bangsa kambing besar.
| Gangguan | Tanda | Catatan |
|---|---|---|
| Parasit internal (cacing) | Penurunan berat badan, gusi pucat, bulu kusam, diare | Masalah kesehatan utama kambing; kendalikan dengan pemantauan dan pengobatan tepat sasaran |
| Koksidiosis | Diare dan pertumbuhan terhambat, terutama pada anak kambing | Jaga kandang tetap bersih dan kering untuk mengurangi risiko |
| Busuk kuku atau kuku terlalu panjang | Pincang, bau tidak sedap, kaki sensitif | Cegah dengan pemotongan kuku rutin dan alas kandang yang kering |
| Kembung | Pinggang kiri membengkak, tampak kesakitan | Terkait pakan kaya nutrisi yang diberikan mendadak; segera bertindak dan hubungi dokter hewan |
| Parasit eksternal (kutu, tungau) | Gatal, kerusakan bulu, ketombe kulit | Ditemukan saat grooming; obati seluruh kawanan |
Perawatan pencegahan
- Jadwalkan pemeriksaan dokter hewan rutin dan ikuti program vaksinasi setempat
- Pantau keberadaan parasit dan obati sesuai kebutuhan, bukan berdasarkan jadwal tetap
- Potong kuku setiap 6 hingga 8 minggu
- Sediakan mineral khusus kambing untuk mencegah kekurangan gizi
- Karantina hewan baru sebelum dimasukkan ke kawanan
Perkembangbiakan dan pengasuhan anak kambing
Induk Pygora sudah bisa dikawinkan pada tahun pertama, bunting sekitar lima bulan, dan biasanya melahirkan satu hingga dua anak yang disapih pada usia beberapa bulan.
Pygora mencapai kematangan seksual sejak dini, dan induk betina bisa bunting pada tahun pertama kehidupannya, meskipun banyak peternak menunggu hingga induk tumbuh sempurna sebelum kawin pertama kali. Perkawinan sering diatur waktunya agar anak lahir saat cuaca lebih hangat. Masa bunting berlangsung sekitar lima bulan, setelah itu induk biasanya melahirkan satu atau dua anak, dengan kelahiran kembar yang cukup umum terjadi.
Anak kambing yang baru lahir berukuran kecil dan aktif, dan mereka perlu menyusu segera setelah lahir untuk mendapatkan kolostrum. Induk umumnya merupakan ibu yang penuh perhatian. Anak kambing mulai mencicipi hijauan dalam beberapa minggu dan biasanya disapih pada usia sekitar dua hingga tiga bulan. Pembiakan terdaftar mengikuti standar bangsa, yang membatasi proporsi keturunan Pygmy dan Angora agar keturunannya tetap diakui sebagai Pygora.
Karena baik jantan maupun betina bisa bertanduk dan pejantan yang tidak dikebiri memiliki bau yang menyengat, peternak perlu merencanakan kandang dan penanganan sesuai kondisi tersebut. Banyak pemelihara mengebiri pejantan yang tidak digunakan untuk pembiakan, karena kambing yang dikebiri tetap menghasilkan bulu yang bagus dan menjadi hewan penghasil serat atau peliharaan yang tenang.
| Ukuran | Nilai |
|---|---|
| Kematangan kawin | Sejak tahun pertama (sering dikawinkan lebih lambat setelah tumbuh sempurna) |
| Masa bunting | Sekitar 5 bulan (kurang lebih 145 hingga 155 hari) |
| Jumlah anak per kelahiran | 1 hingga 2 ekor, kembar cukup umum |
| Usia sapih | Sekitar 2 hingga 3 bulan |
| Musim kawin | Sering diatur agar kelahiran jatuh pada cuaca yang lebih hangat |
Pertanyaan yang sering diajukan
Pertanyaan umum seputar ukuran, watak, perawatan, usia hidup, kecocokan, dan ketersediaan kambing Pygora.
Seberapa besar ukuran kambing Pygora?
Pygora tergolong bangsa kecil. Tingginya biasanya sekitar 46 hingga 56 cm (18 hingga 22 inci) di bahu dan beratnya sekitar 29 hingga 41 kg (65 hingga 90 pon), sehingga jauh lebih mudah ditangani dibanding kambing perah atau kambing potong.
Apakah kambing Pygora ramah?
Ya. Pygora dikenal ramah, lembut, dan tenang. Banyak yang menjalin kedekatan dengan pengasuhnya dan umumnya bersikap baik terhadap anak-anak yang diawasi, meskipun tanduknya membuat pengawasan pada anak kecil tetap diperlukan.
Apakah kambing Pygora sulit dirawat?
Tingkat kesulitannya sedang. Perawatan kambing pada umumnya cukup sederhana, tetapi bulunya menambah pekerjaan: perlu grooming rutin dan pencukuran sekitar dua kali setahun. Mereka juga membutuhkan pagar yang aman, pemotongan kuku, pengendalian parasit, dan minimal satu kambing lain sebagai teman.
Berapa lama kambing Pygora bisa hidup?
Pygora umumnya hidup sekitar 12 hingga 15 tahun dengan nutrisi yang baik, perawatan dokter hewan rutin, dan pengendalian parasit.
Untuk apa kambing Pygora dimanfaatkan?
Mereka dipelihara terutama untuk seratnya. Seekor Pygora menghasilkan salah satu dari tiga jenis bulu, mulai dari yang halus menyerupai kasmir hingga yang keriting menyerupai mohair, yang disukai para pemintal tangan. Mereka juga dipelihara sebagai hewan peliharaan yang tenang.
Bolehkah saya memelihara hanya satu ekor Pygora?
Tidak. Kambing adalah hewan kawanan, dan seekor Pygora yang sendirian akan mengalami stres. Sediakan minimal dua ekor agar mereka punya teman.
Di mana saya bisa mendapatkan kambing Pygora?
Bangsa ini paling banyak dijumpai di Amerika Serikat dan sebagian besar dijual melalui peternakan serat skala kecil serta peternak yang mendaftarkan hewannya ke asosiasi bangsa Pygora. Ketersediaannya lebih terbatas di luar Amerika Utara.
From the community
Ask about the PygoraNo questions about the Pygora yet. Be the first to ask.